<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826</id><updated>2011-07-08T08:10:15.458+07:00</updated><category term='Itulah dimana yang masih duniawi berada'/><category term='Puisi bau kentut'/><category term='Heart or mind?'/><category term='Grace of God'/><category term='trauma'/><category term='kutuk.'/><category term='Toughts of peace and not of evil'/><category term='ikatan'/><category term='Ada bukan keberadaan diukur dari batin dan jasmani'/><category term='Rahasianya adalah mengenal hati keBuddhaan/hati Bodhi'/><category term='God Almighty'/><category term='Yang membedakan atau membuat sukar kita memandang atau mengenal yang sejati'/><category term='banyak kisah Zen dengan pola yang sama'/><category term='Kemelekatan pada ciri diri'/><category term='Mind and Heart'/><category term='The Truth'/><category term='kitab Wahyu - The Revelation of Jesus Christ'/><category term='lord of my own ego'/><category term='Living in His abundance'/><category term='God is love'/><category term='Siapakah yang (lagi) memandang?'/><category term='rakitpun harus ditanggalkan'/><category term='Meditation and Enlightment'/><category term='Sunya bukan diistilahkan kosong kekosongan kewujudan dualisme'/><category term='masalah'/><category term='Pure heart'/><category term='Jalan kebenaran dan hidup'/><category term='Life is a gift'/><category term='Hidup menurut daging'/><category term='Hidup kekal adalah mengenal yang Mutlak (The Truth/Tuhan)'/><category term='Kita masing-masing adalah ciptaan yang (memiliki ciri-ciri) unik'/><category term='yang tercerahkan hidup dalam Sunya'/><category term='Kemana kita menggenggam?'/><category term='Mengetahui ciri yang asli dapat membedakan yang palsu'/><category term='Zen/Bodhi/Tao'/><category term='Lepas-lepaskanlah bebaskanlah dan masuklah. Terbukalah (hati bodhiku).'/><category term='Pengetahuan kebijaksanaan kita dari kebenaran sejatikah?'/><category term='(kita) hidup dibawah hukum'/><category term='for a future and a hope'/><category term='How to get the Truth'/><category term='Mengapa mencari diluar?'/><category term='karena kekhayalan'/><category term='samsara'/><category term='Dharma/kebenaran sejati sudah ada dengan sendirinya bukan dimunculkan (oleh kita)'/><category term='Dibutuhkan hati yang murni (rindu dan tulus) untuk mencari Dia'/><category term='Yang tercerahkan hidup senantiasa dalam sikap penyembahan'/><category term='What is enlightment?'/><category term='&apos;bukan itu&apos; (lagi) kehidupan mereka yang telah melihat'/><category term='Nihilisme dan Sunya'/><category term='Gate of Wisdom of the Truth'/><category term='you are pure illusion'/><category term='ketidak-kekalan'/><category term='oleh sebab itu disebut Dharma yang dibabarkan'/><category term='Dualisme (bentuk)'/><category term='Kebenaran khayalan persepsi (masing-masing)'/><category term='menyebabkan dukkha'/><category term='Subhuti'/><category term='di dalam Dharma yang dibabarkan sebenarnya tidak ada Dharma yang bisa dibabarkan'/><category term='Tujuan yang benar membawa kepada hasil yang benar'/><category term='dunia'/><category term='Fenomena tidak fenomena'/><category term='Didalam kebenaran sejati (DHAMMA) ada kehidupan kebenaran (hidup yang kekal dan sejati)'/><category term='Nibanna untuk masuk ke kondisi kekekalan'/><category term='ketakutan'/><category term='Jalan Zen merujuk langsung pada tempatnya'/><category term='yang universal atau yang duniawi'/><category term='be peace and happy and success'/><category term='For to be carnally minded is death'/><category term='oh'/><category term='Apa itu &apos;Sunya&apos;?'/><title type='text'>a little Path of Wisdom in the Desert of Life</title><subtitle type='html'>Hanya kutipan dari ide-ide spontan pada tulisan-tulisanku yang sayang untuk terlewati dilupakan begitu saja.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Jhon Liu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04184393581257281314</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_NYokIeI4uOU/SvzzrPJGq-I/AAAAAAAAAAs/T4NtU_7H9GY/S220/CAXG8FXT12.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>56</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-6641923199579119902</id><published>2011-06-14T10:29:00.000+07:00</published><updated>2011-06-14T10:30:08.545+07:00</updated><title type='text'>Naluri bertahan hidup atau mengikuti panggilan 'TUHAN'.</title><content type='html'>Naluri bertahan hidup atau mengikuti panggilan 'TUHAN'.&lt;br /&gt;    kebanyakan itu mental orang kepepet atau orang yang kalah yang mau menjadi pengusaha 'FIRMAN'.&lt;br /&gt;    secara jujur coba anda selidiki dan ceritakan latar belakang masa lalu kehidupan temanmu tersebut.&lt;br /&gt;    banyak orang-orang yang seperti itu. menjadi penjual-penjual FIRMAN ala tukang obat dipinggir jalan.&lt;br /&gt;    membuai banyak orang dengan kebenaran ala kepentingan mereka, bukan pengajaran kebenaran untuk menyelami kebenaran yang harus dituju sesungguhnya.&lt;br /&gt;    sehingga semua hanya menjadi basa-basi kamuflase kata-kata (untuk kepentingan (sesaat) sendiri).&lt;br /&gt;    benarkah sudah terjadi pembaharuan menanggalkan topeng kehidupan motif/ukiran (yang dibentuk) bentukan dunia (sehingga kita saling menyakiti, dan semua menjadi sakit yang ada dalam cengkraman kualitas dunia) menjadi serupa dengan Kristus dibentuk oleh FIRMAN klo begitu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    bagaimana dengan pengalaman kehidupan religius anda saat ini? seperti juga teman-teman yang lain? benarkah sungguh ada pembebasan atau pelepasan?&lt;br /&gt;    lebur dalam kebenaran atau sedang bermain melihat bayangan diri sendiri (yang dibentuk dunia), bahkan mungkin lebih mengagung-agungkan dunia seperti trend ajaran kebijaksanaan ala masa baru?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    coedabgf. true believer. sobat DHAMMA. son of the LIVING TRUTH. (THE WAY, THE TRUTH, AND THE LIFE)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Gal 5 :&lt;br /&gt;    17 Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging—karena keduanya bertentangan—sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki.&lt;br /&gt;    18 Akan tetapi jikalau kamu memberi dirimu dipimpin oleh Roh, maka kamu tidak hidup di bawah hukum Taurat.&lt;br /&gt;    19 Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu,&lt;br /&gt;    20 penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah,&lt;br /&gt;    21 kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu—seperti yang telah kubuat dahulu—bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.&lt;br /&gt;    22 Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,&lt;br /&gt;    23 kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.&lt;br /&gt;    24 Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.&lt;br /&gt;    25 Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh,&lt;br /&gt;    26 dan janganlah kita gila hormat, janganlah kita saling menantang dan saling mendengki.&lt;br /&gt;    Gal 6 :&lt;br /&gt;    1 Saudara-saudara, kalaupun seorang kedapatan melakukan suatu pelanggaran, maka kamu yang rohani, harus memimpin orang itu ke jalan yang benar dalam roh lemah lembut, sambil menjaga dirimu sendiri, supaya kamu juga jangan kena pencobaan.&lt;br /&gt;    2 Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.&lt;br /&gt;    3 Sebab kalau seorang menyangka, bahwa ia berarti, padahal ia sama sekali tidak berarti, ia menipu dirinya sendiri.&lt;br /&gt;    4 Baiklah tiap-tiap orang menguji pekerjaannya sendiri; maka ia boleh bermegah melihat keadaannya sendiri dan bukan melihat keadaan orang lain.&lt;br /&gt;    5 Sebab tiap-tiap orang akan memikul tanggungannya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Mat 7 :&lt;br /&gt;    13 Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya;&lt;br /&gt;    14 karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya."&lt;br /&gt;    15 "Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas.&lt;br /&gt;    16 Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri?&lt;br /&gt;    17 Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik.&lt;br /&gt;    18 Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik.&lt;br /&gt;    19 Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api.&lt;br /&gt;    20 Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka.&lt;br /&gt;    21 Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.&lt;br /&gt;    22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?&lt;br /&gt;    23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"&lt;br /&gt;    24 "Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.&lt;br /&gt;    25 Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu.&lt;br /&gt;    26 Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir.&lt;br /&gt;    27 Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-6641923199579119902?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/6641923199579119902/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2011/06/naluri-bertahan-hidup-atau-mengikuti.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/6641923199579119902'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/6641923199579119902'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2011/06/naluri-bertahan-hidup-atau-mengikuti.html' title='Naluri bertahan hidup atau mengikuti panggilan &apos;TUHAN&apos;.'/><author><name>Jhon Liu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04184393581257281314</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_NYokIeI4uOU/SvzzrPJGq-I/AAAAAAAAAAs/T4NtU_7H9GY/S220/CAXG8FXT12.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-7243341716298599718</id><published>2011-04-12T11:29:00.001+07:00</published><updated>2011-04-12T11:33:34.540+07:00</updated><title type='text'>Apa yang akan terjadi pada Q4 2011?</title><content type='html'>&lt;b&gt;INILAH APA YANG TUHANKU TELAH KATAKAN, 'DALAM SATU TAHUN SEJAK HARI INI, KEJAYAAN MEREKA AKAN PUDAR'.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapakah mereka?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Father, the Almighty and Jesus love us&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;since september 2010&lt;br /&gt;coeda. true believer. sobat DHAMMA. son of the LIVING TRUTH.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-7243341716298599718?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/7243341716298599718/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2011/04/inilah-apa-yang-tuhanku-telah-katakan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/7243341716298599718'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/7243341716298599718'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2011/04/inilah-apa-yang-tuhanku-telah-katakan.html' title='Apa yang akan terjadi pada Q4 2011?'/><author><name>Jhon Liu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04184393581257281314</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_NYokIeI4uOU/SvzzrPJGq-I/AAAAAAAAAAs/T4NtU_7H9GY/S220/CAXG8FXT12.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-4418027809469317957</id><published>2011-04-12T11:22:00.001+07:00</published><updated>2011-04-12T11:28:08.974+07:00</updated><title type='text'>POKOK ZEN ( INTI BUDDHISM )</title><content type='html'>pikiran bukan murni/yang sejati (kemurnian),&lt;br /&gt;tetapi pikiran dapat dijernihkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;Ada sesuatu yang sejati. (Udanna VIII.3)&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;pikiran yang bergerak kusebut keruh,&lt;br /&gt;dan pikiran yang bening (jernih) bebas dari (gerak) bentuk-bentuk pikiran&lt;br /&gt;dan sifat pikiran adalah kesementaraan, bukan nyata hanya sebatas tataran pengetahuan (pikiran) saja/filosofis&lt;br /&gt;tetapi kenyataan (keberadaan) kebenaran/yang sejati bukan didalam pikiran, berbeda dari pikiran, diluar pikiran dan pemikirannya (yang sifatnya kesementaraan).&lt;br /&gt;seperti syair dari blogku - poemofpathofwisdom.blogspot.com ini,&lt;br /&gt;bagaikan melihat dasar kolam di air keruh&lt;br /&gt;meski air keruh, dasar tak terlihat&lt;br /&gt;tapi kuyakini adanya dasar&lt;br /&gt;menjernihkan air sangatlah susah&lt;br /&gt;bagaimana kalau (mata) tak tertuju kearah kolam????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;klo pikiran diperumpamakan sebagai air yang harus dijaga kejernihannya, itu yang mungkin cocok disebut dengan kata 'to realize'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi ada tahapan lebih lanjut lagi yaitu setelah melalui pikiran yang jernih itu sehingga seseorang dapat (to realize) melihat/mencapai/mengenal (to attain) sifat (kenyataan keberadaan) kebenaran yang sejati itu. dan setelah itu mengejewantahkannya dalam segala pandangan yang melatar-belakangi segala prilaku kehidupan orang tersebut (balik lagi to realize).&lt;br /&gt;Mengapa? karena ini berhubungan dengan konsep salah awam tentang pengakuan aku diri dan kemelekatan kepemilikannya dan pandangannya tentang kebendaan/bentuk/kewujudan menurut ukuran nama-rupa sebagai keberadaan yang sejati, yang bertolak belakang dengan kenyataan keberadaan kebenaran yang sejati (so there ada dua sisi, awam atau duniawi dengan yang sejati).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;&lt;b&gt;who do really attain nibanna?&lt;/b&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;tatarannya sama seperti persepsi pengajaran-pengajaran, diskusi-diskusi dan praktek-praktek meditasi umat, semua hanya dalam tataran kesementaraan (so (masih) bersifat kekhayalan), bukan yang sejati, sebelah luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;Pengenalan akan yang Mutlak.&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Tahap/dimensi 1 : Hati yang murni dan kasih (pintu gerbang keBuddhaan/keTuhanan)&lt;br /&gt;Tahap/dimensi 2 : Masuk dalam kondisi yang Mutlak (Nibanna)&lt;br /&gt;Tahap/dimensi 3 : Hidup didalam sifat yang Mutlak&lt;br /&gt;Terakhir Tahap/dimensi 4 : Pada akhirnya pengenalan kepada yang Mutlak (pribadi).&lt;br /&gt;Kita sudah sampai atau berada ditahap mana? seperti pertanyaan 'who do really attain nibanna?', jika tahap pertama saja belum/tidak.&lt;br /&gt;so, apa yang kau bicarakan tentang kebenaran yang kau sebut kebijaksanaan?&lt;br /&gt;apalagi menilai-nilai yang berhubungan dengan kualitas tahap/dimensi 4.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zen adalah untuk melihat dasar kolam. itulah pintu gerbang keBuddhaan/ke Tuhanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GOD bless us&lt;br /&gt;coeda. true believer. sobat DHAMMA. son of the LIVING TRUTH.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-4418027809469317957?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/4418027809469317957/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2011/04/pokok-zen-inti-buddhism.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/4418027809469317957'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/4418027809469317957'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2011/04/pokok-zen-inti-buddhism.html' title='POKOK ZEN ( INTI BUDDHISM )'/><author><name>Jhon Liu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04184393581257281314</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_NYokIeI4uOU/SvzzrPJGq-I/AAAAAAAAAAs/T4NtU_7H9GY/S220/CAXG8FXT12.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-497996027692806371</id><published>2011-01-19T11:57:00.005+07:00</published><updated>2011-01-19T12:35:58.488+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kutuk.'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dunia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ikatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='samsara'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='masalah'/><title type='text'>And Jesus said  : " It is finished "</title><content type='html'>sering seseorang dalam kesulitan mengeluh atau berpikir :&lt;br /&gt;&lt;h2 class="posttitle icon"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;ada ap dengan hidup saya ??&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h2&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;temen temen ak disini mau berbagi cerita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt; ngk tau kenapa hidupku dalam seminggu ini sial terus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt; handphone saya dua duanya hilank dalam satu hari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt; ktp dan sim saya juga hilank&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt; 2 hari kemudian dompet saya lenyap kayak magic&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt; kenapa ya ??&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt; apa sang Buddha sedang menegur saya ???? binguuungg&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt; saya stress n rasanya putus asa &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasa bagi orang yang terpuruk seperti itu, kita tidak bisa menerima keadaan dan menyalahi keadaan.&lt;br /&gt;tetapi bagi mereka yang mau belajar (pembelajar), didalam keterpurukan sesungguhnya kita mendapat more pengetahuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2 class="posttitle icon"&gt;    &lt;/h2&gt;                &lt;div class="content"&gt;    &lt;div id="post_message_112029"&gt;     &lt;blockquote class="postcontent restore"&gt;      &lt;b&gt;&lt;u&gt;Sesudah Ia meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: "Sudah selesai." .&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;pada umumnya keputusan-keputusan dan sikap mental kehidupan saat sekarang dipengaruhi oleh corak-corak trauma pengalaman negatif masa lalu, naluriah pertahanan/perlindungan diri sebagai makhluk samsara dan juga keangkuhan keakuan setiap makhluk duniawi.&lt;br /&gt;kekonyolan kualitas sifat daging manusia duniawi teruji muncul saat keadaan terjepit atau saat dalam kemapanan.&lt;br /&gt;tetapi sebagai orang benar, seseorang dalam segala keadaan hanya tertuju membangun kebenaran dalam hidupnya, dan memutus segala kesalahan dalam hidup dan gambaran-gambaran salah (ikatan seperti kutuk yang terus menjerat mencari mangsa) yang dibentuk oleh dunia. itu yang orang benar lakukan sebatas dalam kapasitas hidupnya. seperti gambaran besar yang atas apa telah Jesus kerjakan bagi keseluruhannya (bagi segala ikatan/ kuasa (kutuk) yang mengikat makhluk dunia yang tak kekal yang tak pernah dapat melepaskan dirinya sebab mereka berjalan didalam dan dengan kekuatan ikatan tersebut sesungguhnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;coeda, true believer. sahabat DHAMMA.     &lt;/blockquote&gt;    &lt;/div&gt;          &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-497996027692806371?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/497996027692806371/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2011/01/and-jesus-said-it-is-finished.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/497996027692806371'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/497996027692806371'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2011/01/and-jesus-said-it-is-finished.html' title='And Jesus said  : &quot; It is finished &quot;'/><author><name>Jhon Liu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04184393581257281314</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_NYokIeI4uOU/SvzzrPJGq-I/AAAAAAAAAAs/T4NtU_7H9GY/S220/CAXG8FXT12.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-2333550810812974792</id><published>2010-02-08T16:22:00.001+07:00</published><updated>2010-02-08T16:26:43.597+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jalan kebenaran dan hidup'/><title type='text'>Yang terukur adalah duniawi. Kebenaran Mutlak - Jalan kebenaran dan hidup</title><content type='html'>*Yang terukur adalah duniawi*&lt;br /&gt;6 alam kehidupan maha luas, bukan alam mereka yang tercerahkan/para Buddha.&lt;br /&gt;tetapi para Buddha (dapat) melingkupi 6 alam kehidupan.&lt;br /&gt;Yang maha luas adalah masih duniawi,&lt;br /&gt;(tetapi) yang tak terbatas itulah yang sejati.&lt;br /&gt;(konsep-konsep) Agama dan segala yang berhubungan dengan itu tidak menyelamatkan,&lt;br /&gt;tetapi (realisasi) kebenaran hanya melalui satu pintu.&lt;br /&gt;Ada banyak kebenaran tetapi hanya ada satu kebenaran Mutlak,&lt;br /&gt;Apapun nama kebenarannya (yang disebut), semua (seluruh yang ada) tunduk kepada satu hukum kebenaran yang mutlak tersebut,&lt;br /&gt;berkesesuaian, berada didalam jalan atau diluar jalan.&lt;br /&gt;Itulah yang disebut 'Jalan kebenaran dan hidup'.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-2333550810812974792?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/2333550810812974792/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2010/02/yang-terukur-adalah-duniawi-kebenaran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/2333550810812974792'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/2333550810812974792'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2010/02/yang-terukur-adalah-duniawi-kebenaran.html' title='Yang terukur adalah duniawi. Kebenaran Mutlak - Jalan kebenaran dan hidup'/><author><name>Jhon Liu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04184393581257281314</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_NYokIeI4uOU/SvzzrPJGq-I/AAAAAAAAAAs/T4NtU_7H9GY/S220/CAXG8FXT12.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-6350163910458237664</id><published>2010-02-07T11:27:00.000+07:00</published><updated>2010-02-07T11:32:16.646+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Itulah dimana yang masih duniawi berada'/><title type='text'>Knowing 5 skandhas, next so what?</title><content type='html'>Anicca dukkha anatta, hukum 4 kesunyataan mulia dan 5 skandha, pengajaran ini untuk melepaskan kemelekatan keakuan, bukan sebaliknya untuk dilekati (kemelekatan sebagai kebenaran logika), yang selama ini dilakukan/dikerjakan oleh umat adalah seperti itu saja. tetapi ini adalah pengetahuan untuk menuju sehingga dapat menyadari kenyataan kebenaran sifat-sifat aku duniawi yang diakui sebagai keberadaan 'aku' oleh manusia awam (yang belum tercerahkan) dimana sehingga umat/awam dapat menyadarinya dan tidak lagi melekat/terpaku/bertumpu/mengandalkan/menggenggam erat pada keakuan tersebut sehingga dapat membebaskannya/melepasnya dan menuju jalan lebih lanjut kepada (pengetahuan) pencapaian pembebasan yang sesungguhnya (Nibanna).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sehubungan dengan segala teori, diskusi atau perdebatan tentang pikiran, meditasi, pengamatan, sati, pengetahuan pencapaian kebijaksanaan diri, bahkan tentang 'sunya' (saya tidak gunakan kata kekosongan), tentang pengetahuan ketiadaan-diri, bahkan dengan alasan sehubungan hanya penyusunan 5 skandha, dan pengusaan pengetahuan tentang 5 skandha oleh umat yang pandai atau rohaniawan. jika anda tahu/mengusai tentang pengetahuan jalan proses 5 skandha, apakah anda memang benar-benar sudah terbebas klo begitu? why?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mengapa saya menimbulkan perdebatan seperti ini, lihat pada sehubungan dengan tulisan saya pada paragraf awal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah dimana yang masih duniawi berada.&lt;br /&gt;menaiki perahu bahkan masih berada di dataran pasir pantai,&lt;br /&gt;memiliki semangat, mendayung-dayung, mata tertuju kepada tujuan pantai seberang,&lt;br /&gt;tetapi diri lupa membebaskan semuanya dari pasir pantai.&lt;br /&gt;apalagi malah-malah jika diri didalam perahu yang (masih) terikat (tidak melepaskan) oleh&lt;br /&gt;perangkap jerat tali pada pohon (pohon-pohon) dunia yang kuat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-6350163910458237664?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/6350163910458237664/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2010/02/knowing-5-skandhas-next-so-what.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/6350163910458237664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/6350163910458237664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2010/02/knowing-5-skandhas-next-so-what.html' title='Knowing 5 skandhas, next so what?'/><author><name>Jhon Liu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04184393581257281314</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_NYokIeI4uOU/SvzzrPJGq-I/AAAAAAAAAAs/T4NtU_7H9GY/S220/CAXG8FXT12.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-4583911199168139776</id><published>2009-11-20T09:23:00.003+07:00</published><updated>2009-11-20T09:30:59.235+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='yang universal atau yang duniawi'/><title type='text'>apa itu kutuk karma dan berkat?</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt;salam kenal...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt; aku baru gabung.... &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt; aku umat kristiani.... mau nanya tentang ajaran buddha... untuk tugas kuliah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt; begini pertanyaannya...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt; kalo di kristen dikenal Berkat dan Kutuk, kalau di Muslim dikenal rahmat dan laknat/kutuk. Gimana kalo di agama buddha apakah ada juga..? ataukah karma baik dan buruk itu sama dengan berkat dan kutuk...?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;apa itu kutuk, karma dan berkat? (yang) universal atau duniawi?&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Anicca dukkha anatta, ketidak-kekalan, kelapukan, kebinasaan (kutuk) berbeda dengan Nibanna, kekekalan/kesempurnaan (berkat).&lt;br /&gt;itu hukum universal, melingkupi semuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tetapi berlaku sebagai seolah-olah TUHAN, The Almighty GOD,&lt;br /&gt;banyak tuan-tuan dunia yang dengan kekuatan dan kekuasaan dunianya yang memberikan berkat dan kutuk kepada makhluk-makhluk duniawi juga.&lt;br /&gt;kepada mereka yang mengikuti (penyembah), menghamba,&lt;br /&gt;atau kepada mereka, para penentang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karma adalah hukum tabur tuai usaha jalan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga dapat melihat perbedaannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-4583911199168139776?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/4583911199168139776/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/11/apa-itu-kutuk-karma-dan-berkat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/4583911199168139776'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/4583911199168139776'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/11/apa-itu-kutuk-karma-dan-berkat.html' title='apa itu kutuk karma dan berkat?'/><author><name>Jhon Liu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04184393581257281314</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_NYokIeI4uOU/SvzzrPJGq-I/AAAAAAAAAAs/T4NtU_7H9GY/S220/CAXG8FXT12.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-8456132738253802850</id><published>2009-11-20T08:50:00.000+07:00</published><updated>2009-11-20T08:52:40.399+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ketakutan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='trauma'/><title type='text'>segala yang duniawi , Anicca dukkha anatta.</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;segala yang duniawi, Anicca dukkha anatta.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;ketidak-kekalan menimbulkan ketidak-mapanan, menimbulkan ketidak-nyamanan, menimbulkan lobha (keserakahan), menimbulkan dosa (kemarahan (ketakutan), tidak memiliki apa yang dimiliki selamanya), berbalik lagi semakin menebalkan moha (kebodohan/kegelapan/kesesatan batin), menebalkan tanha (seperti seseorang meminum air asin), lebih lagi menimbulkan kemelekatan kepada ketidak-kekalan dan seterusnya dan seterusnya kembali ke awal tulisan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-8456132738253802850?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/8456132738253802850/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/11/segala-yang-duniawi-anicca-dukkha.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/8456132738253802850'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/8456132738253802850'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/11/segala-yang-duniawi-anicca-dukkha.html' title='segala yang duniawi , Anicca dukkha anatta.'/><author><name>Jhon Liu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04184393581257281314</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_NYokIeI4uOU/SvzzrPJGq-I/AAAAAAAAAAs/T4NtU_7H9GY/S220/CAXG8FXT12.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-7057480570720137935</id><published>2009-11-20T00:04:00.008+07:00</published><updated>2009-11-20T00:21:56.324+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kitab Wahyu - The Revelation of Jesus Christ'/><title type='text'>komentar ' you were warned ', film 2012 .</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt;'dapat mempengaruhi pemikiran orang'&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt;'dapat menggoyahkan iman!', katanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bisa juga sih, karena film ini diribut-ributkan kiamat atau akhir jaman, sehingga mempengaruhi penonton membuat takut (gentar) lalu &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;bersungguh-sungguh mempersiapkan diri dan menyelidiki tentang akhir jaman pada kitab suci&lt;/span&gt; masing-masing, yang pada akhirnya akan dihubungkan atau dikaitkan kepada '&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;"&gt;Nabi ISA AS&lt;/span&gt;' yang akan datang, &lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;menaklukan si jahat dan mempunyai otoritas sebagai hakim akhir jaman atas segala kehidupan&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;yang pada akhirnya dihubungkan lagi atau berhubungan lagi kepada '&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;"&gt;YESUS KRISTUS&lt;/span&gt;' yang bisa menggoyahkan keimanan yang selama ini dipertahankan dijaga dengan segala daya upaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalau di dalam kekeristenan, kisah proses kejadian akhir jaman lengkap loh ditulis di '&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;kitab WAHYU&lt;/span&gt;'.&lt;br /&gt;kalau di kitab-kitab yang lain ada gak.. yah kisah prosesnya selengkap '&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;kitab WAHYU&lt;/span&gt;'?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-7057480570720137935?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/7057480570720137935/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/11/you-were-warned-film-2012.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/7057480570720137935'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/7057480570720137935'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/11/you-were-warned-film-2012.html' title='komentar &apos; you were warned &apos;, film 2012 .'/><author><name>Jhon Liu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04184393581257281314</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_NYokIeI4uOU/SvzzrPJGq-I/AAAAAAAAAAs/T4NtU_7H9GY/S220/CAXG8FXT12.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-442104778339249853</id><published>2009-11-19T23:44:00.002+07:00</published><updated>2009-11-19T23:49:14.701+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='&apos;bukan itu&apos; (lagi) kehidupan mereka yang telah melihat'/><title type='text'>karma bagi (segala) duniawi , tetapi takdir manusia itu Nibanna</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt;Karma,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt; Bagaimana pandangan anda tentang karma ? Kalau itu diterapkan dengan orang-orang suci. Apakah mereka itu menerima karma ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt; Apakah Buddha menderita gara-gara pilihannya ? Karma ? Takdir ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt; Takdir = karma ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-----------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karma itu hukum tabur tuai, segala perbuatan jalan usaha (kekuatan/kehendak) manusia (duniawi) dan segala ketidak-kekalan segala yang dihasilkannya.&lt;br /&gt;tetapi takdir manusia itu Nibanna.&lt;br /&gt;sebab setiap orang memiliki hati keTuhanan, jiwa keTuhanan (hati Bodhi atau sunyata).&lt;br /&gt;tetapi siapakah awam/umat yang (telah) dapat menyadari keleluasan dan kebebasan/kemerdekaan didalamnya,&lt;br /&gt;sebab awam hanya (tahu) mengukur dari kekhayalan ketercekatan aku atta dirinya sendiri saja, bukan yang sejati,&lt;br /&gt;hanya dipandang dari ukuran kewujudan saja (duniawi), sehingga yang ada adalah dualisme (kewujudan (ada dan tiada/ketidak-kekalan)) saja, bukan kesempurnaan,&lt;br /&gt;sehingga semuanya hanyalah masih spekulasi kekhayalan diri saja (katanya-katanya saja), bukan kepastian kebenaran (sejati).&lt;br /&gt;mereka yang sudah melihat takdirnya tidak lagi direpotkan oleh fenomena, sebab mereka tahu 'bukan itu' (lagi) kehidupan mereka.&lt;br /&gt;so, karma bagi (segala) duniawi, bukan mereka yang tercerahkan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-442104778339249853?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/442104778339249853/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/11/karma-bagi-segala-duniawi-tetapi-takdir.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/442104778339249853'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/442104778339249853'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/11/karma-bagi-segala-duniawi-tetapi-takdir.html' title='karma bagi (segala) duniawi , tetapi takdir manusia itu Nibanna'/><author><name>Jhon Liu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04184393581257281314</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_NYokIeI4uOU/SvzzrPJGq-I/AAAAAAAAAAs/T4NtU_7H9GY/S220/CAXG8FXT12.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-1283692931245250750</id><published>2009-11-09T14:22:00.003+07:00</published><updated>2009-11-09T14:28:32.737+07:00</updated><title type='text'>Segala sesuatu ( dharma ) bercorak sunyata</title><content type='html'>Mengapa guru Buddha (perlu) mengajarkan hal ini (pengajaran-pengajaran),&lt;br /&gt;sedangkan pada sutra (prajnaparamita hridaya) tertulis antara lain …. :&lt;br /&gt;'&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51);"&gt;Duhai Sariputra, rupa (bentuk jasmani) adalah kekosongan (sunyata) dan sunyata itu rupa; sunyata tidak berbeda dari rupa, rupa juga tidak berbeda dari sunyata; rupa apapun juga, itulah sunyata; sunyata apapun juga, itulah rupa. Ini pun berlaku bagi vedana (perasaan), samjna (pencerapan), samskara (bentuk-bentuk mental), dan Vijnana (kesadaran).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disinilah, duhai Sariputra, segala sesuatu (dharma) bercorak sunyata; mereka tak muncul, juga tak berakhir; tidak kotor. juga tidak murni bersih, tidak kurang, tidak lengkap/bertambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka itu, duhai Sariputra, dimana terdapat sunyata, di situ tiada rupa, tiada vedana, tiada samjna, tiada samskara, tiada vijnana; tiada mata, telinga, hidung, lidah, badan, dan bathin; tiada bentuk-bentuk suara-suara, bau-bauan, rasa-rasa, sentuhan-sentuhan, bentuk-bentuk pikiran; tiada unsur (dhatu) penglihatan dan selanjutnya, hingga kita tiba pada tiada unsur kesadaran (vijnana-dhatu); tiada kegelapan bathin (avidya), tiada akhir kegelapan bathin dan seterusnya, hingga kita sampai pada tiada hari tua dan kematian, tiada akhir hari tua dan kematian; tiada derita (dukha), tiada asal mula derita (dukkha-samudaya), tiada akhir derita (dukha-nirodha), tiada jalan (marga), tiada pengetahuan (jhana), tiada pencapaian dan tiada bukan pencapaian.&lt;/span&gt;'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalahnya adalah :&lt;br /&gt;pandangan terang, tetapi kita melihat  dengan (melekat kepada) kacamata yang gelap (keakuan khayal atta diri yang anatta).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-1283692931245250750?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/1283692931245250750/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/11/segala-sesuatu-dharma-bercorak-sunyata.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/1283692931245250750'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/1283692931245250750'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/11/segala-sesuatu-dharma-bercorak-sunyata.html' title='Segala sesuatu ( dharma ) bercorak sunyata'/><author><name>somecare</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-3230470187274730203</id><published>2009-11-07T22:55:00.005+07:00</published><updated>2009-11-19T23:52:07.343+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sunya bukan diistilahkan kosong kekosongan kewujudan dualisme'/><title type='text'>Prajnaparamita Hridaya Sutra</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(255, 204, 153);"&gt;Sang Bodhisattva Avalokitesvara sedang bersamadhi, merenungkan Prajnaparamita yang dalam dan luhur. Beliau memandang dari atas ke bawah; tertampaklah, bahwa panca skandha (lima kelompok kehidupan) itu sebenarnya kosong.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 153);"&gt;Duhai Sariputra, rupa (bentuk jasmani) adalah kekosongan (sunyata) dan sunyata itu rupa; sunyata tidak berbeda dari rupa, rupa juga tidak berbeda dari sunyata; rupa apapun juga, itulah sunyata; sunyata apapun juga, itulah rupa. Ini pun berlaku bagi vedana (perasaan), samjna (pencerapan), samskara (bentuk-bentuk mental), dan Vijnana (kesadaran).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 153);"&gt;Disinilah, duhai Sariputra, segala sesuatu (dharma) bercorak sunyata; mereka tak lahir/tak dimunculkan, tak hancur, tak tercemar, tak murni, juga tidak bertambah ataupun berkurang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 153);"&gt;Maka itu, duhai Sariputra, dimana terdapat sunyata, di situ tiada rupa, tiada vedana, tiada samjna, tiada samskara, tiada vijnana; tiada mata, telinga, hidung, lidah, badan, dan bathin; tiada bentuk-bentuk suara-suara, bau-bauan, rasa-rasa, sentuhan-sentuhan, bentuk-bentuk pikiran; tiada unsur (dhatu) penglihatan dan selanjutnya, hingga kita tiba pada tiada unsur kesadaran (vijnana-dhatu); tiada kegelapan bathin (avidya), tiada akhir kegelapan bathin dan seterusnya, hingga kita sampai pada tiada hari tua dan kematian, tiada akhir hari tua dan kematian; tiada derita (dukha), tiada asal mula derita (dukkha-samudaya), tiada akhir derita (dukha-nirodha), tiada jalan (marga), tiada pengetahuan (jhana), tiada pencapaian dan tiada bukan pencapaian.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 153);"&gt;Maka, duhai Sariputra, berkat kebebasan dari keuntungan pribadi apapun juga, seorang Bodhisattva yakin akan prajnaparamita (kesempurnaan kebijaksanaan luhur). Ia bebas dari segala rintangan. karena bebas dari segala rintangan, Ia bebas dari perasaan takut dan dengan mengatasi sumber-sumber kegelisahan akhirnya Ia mencapai Nirvana.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 153);"&gt;Para Buddha dari tiga jaman (lampau, mendatang, dan sekarang) mencapai Anuttara Samyak-Sambodhi karena mereka telah yakin akan Prajnaparamita. Maka itu orang harus mengetahui bahwa Prajnaparamita adalah Maha Mantra, Mantra yang Maha Gemilang, Mantra yang Maha Agung, Mantra yang tak ada bandinagnnya! Dan dapat melenyapkan segala macam penderitaan. Sungguh demikian, tiada kekliruan sedikitpun. Oleh karena itu Beliau senang menerangkan Mantra Prajnaparamita serta berkata :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 153);"&gt;"Gate gate paragate para-samgate Bodhi svaha!"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 153);"&gt;( Lewat, lewat, lewat ke Pantai Seberang, tiba di Pantai Seberang, Kesadaran Agung, semoga demikian!)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;segala sesuatu itu  sifatnya (dasarnya) sesungguhnya adalah sunya.&lt;br /&gt;sunya bukan diistilahkan kekosongan kosong,&lt;br /&gt;melainkan sempurna seperti penjelasan diatas (bercorak sunyata; tak lahir atau tak dimunculkan, tak hancur, tak tercemar, tak murni (istilah pembedaan yang muncul dari pandangan dualisme), juga tidak bertambah ataupun berkurang),&lt;br /&gt;pencapaian pencerahan disebut (kondisi/keadaan) Nibanna,&lt;br /&gt;dasarnya adalah ada pada penjelasan Udanna VIII.3, ada sesuatu keMutlakan/yang Mutlak.&lt;br /&gt;tetapi umat, pengikut (baik murid maupun mereka pengajar) ajaran guru Buddha melekat, bertumpu pada (kekuatan) (yang) khayal, bagaimana bisa mengerti dan menyelami?&lt;br /&gt;sehingga dengan kebanggaan diri yang semu, kemutlakan (yang Mutlak) diukur dipersandingkan dengan ukuran diri yang khayal, fana atau (kewujudan) duniawi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-3230470187274730203?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/3230470187274730203/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/11/prajnaparamita-hridaya-sutra.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/3230470187274730203'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/3230470187274730203'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/11/prajnaparamita-hridaya-sutra.html' title='Prajnaparamita Hridaya Sutra'/><author><name>somecare</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-402823400945552311</id><published>2009-11-07T21:59:00.004+07:00</published><updated>2009-11-07T22:15:19.700+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menyebabkan dukkha'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ketidak-kekalan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='karena kekhayalan'/><title type='text'>Yang anicca anatta itu (adalah) kekhayalan, bukan Buddha</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;Kutipan pembicaraan dalam diskusi forum :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Mengapa Ada Begitu Banyak “Penderitaan” dibahas Dalam Ajaran Buddha?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt; Pemakaian kata “penderitaan” dalam ajaran Buddha dapat menimbulkan salah pengertian. Ketika kita mendengar Buddha berkata, “Hidup adalah penderitaan,” kita jadi bertanya-tanya terhadap apa yang Ia katakan, karena sebagian dari kita tidak mengalami penderitaan yang terlalu berat dalam kehidupan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt; Kata yang sesungguhnya dipakai Buddha adalah “Dukkha” yang berarti ‘segala sesuatu tidak benar-benar pas dalam hidup kita—banyak terdapat kondisi yang tidak memuaskan dalam keberadaan kita; selalu saja ada sesuatu yang tampaknya tidak pas.’ Jadi, “penderitaan” yang dipakai dalam ajaran Buddha merujuk pada segala jenis ketidakpuasan, baik yang besar maupun yang kecil.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt; Apakah Kebahagiaan Itu?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt; Dalam hidup ini, sedikit-banyak kita mengalami ketidakpuasan. Buddha tidak pernah menyangkal bahwa ada kesenangan dan kebahagiaan dalam hidup. Namun, masalah yang terus mengusik akibat ketidakpuasan selalu ada, sementara “kebahagiaan” selalu cepat berlalu. Inilah satu-satunya masalah dalam hidup kita, tetapi ini adalah masalah TERBESAR karena hal ini mencakup semua masalah yang kita hadapi. Buddha hanya mengarahkan perhatian kita pada kenyataan bahwa penderitaan merupakan bagian yang tak terhindarkan dari kehidupan, bahwa itu adalah masalah yang dialami oleh kita semua, yang ingin kita hindari, yang itu dapat diatasi dengan pencapaian Nirwana (Kebahagiaan Sejati).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt; Apakah Empat Kebenaran Mulia Itu Pesimistik?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt; Sebagian orang mengatakan bahwa ajaran Buddha adalah ajaran yang pesimistik karena selalu membahas tentang penderitaan. Ini jelas tidak benar. Di sisi lain, ajaran Buddha juga bukan ajaran optimistik yang membuta. Sesungguhnya, ajaran Buddha adalah ajaran yang realistik dan penuh harapan karena ajaran ini mengajarkan bahwa Kebahagiaan Sejati dapat dicapai melalui upaya pribadi, seseorang menjadi tuan atas kehidupannya sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt; Masalah dan kesulitan selalu ada, entah kita memikirkannya atau tidak. Akan tetapi, pemecahan hanya memungkinkan dengan pengenalan masalah secara apa adanya. Buddha menyatakan Kebenaran yang tak tersangkalkan bahwa hidup ini penuh ketidakpuasan, oleh karenanya Ia mengajarkan kita jalan keluar dari ketidakpuasan menuju Kebahagiaan Sejati!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt; Seberapa Penting Empat Kebenaran Mulia?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt; Merealisasikan Empat Kebenaran Mulia adalah tugas utama kehidupan pengikut Buddha karena hal ini membawa pada Kebahagiaan Sejati. Kita akan mendapati bahwa susunan Empat Kebenaran Mulia adalah rumus pemecahan masalah yang sangat sederhana, masuk akal, ilmiah, dan sistematik. Karena kebenaran-kebenaran ini memecahkan masalah pokok penderitaan, oleh karenanya Empat Kebenaran Mulia sangatlah penting.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt; Bagaimana Empat Kebenaran Mulia Bekerja?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt; Kebenaran pertama menyatakan adanya masalah penderitaan. Kebenaran kedua menyatakan penyebab masalah. Kebenaran ketiga menyatakan keadaan ideal tanpa masalah, dan Kebenaran keempat menyatakan bagaimana keadaan ideal itu dapat dicapai.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt; Apa Asal Mula Empat Kebenaran Mulia?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt; Empat Kebenaran Mulia diajarkan pertama kali oleh Buddha pada pembabaran Dharma yang pertama di Taman Rusa di Isipatana (bagian India kuno, di dekat Benares), setelah Ia mencapai Pencerahan, lebih dari 2.500 tahun yang lalu. Pembabaran itu dikenal dengan Dhammacakkappavattana Sutta (Ceramah Pemutaran Roda Dharma). Seluruh ajaran yang disampaikan Buddha sesudahnya merupakan penjelasan mendalam dari Empat Kebenaran Mulia, ataupun ajaran yang mengarahkan ke Empat Kebenaran Mulia. Buddha menggunakan berbagai cara dan metode yang piawai dalam mengajarkan Empat Kebenaran Mulia kepada berbagai jenis orang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;- Sebenarnya kenapa kita bisa sampai masuk dalam roda derita itu?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;Yang anicca anatta itu (adalah) kekhayalan, karena kekhayalan, ketidak-kekalan, menyebabkan dukkha.&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Semua teori-teori (pengajaran) itu intinya,&lt;br /&gt;karena keakuan kita. (kita berjalan dengan kekuatan aku, keberadaan diri yang sekarang kita akui sebagai 'aku'.)&lt;br /&gt;tetapi guru Buddha menjelaskan bahwa 'aku' yang kita akui dan andalkan kekuatannya sebagai aku (keberadaannya/keberadaan diri) malah bersifat anicca dan anatta.&lt;br /&gt;tetapi umat terbalik bukan menyadari menanggalkan keakuannya, malahan menilai ajaran guru Buddha dengan ukuran sudut pandang (kemelekatan) keakuannya.&lt;br /&gt;sehingga memandang keluar, menilai kepada bahwa seolah-olah Buddha itulah yang anicca anatta. sehingga seperti berlaku ada tertulis kuman diseberang lautan kelihatan, gajah didepan mata tak kelihatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sehingga :&lt;br /&gt;yang sederhana menjadi susah,&lt;br /&gt;kewajaran menjadi rumit,&lt;br /&gt;kepolosan menjadi sesuatu yang sukar dicerna,&lt;br /&gt;sehingga keBuddhaan keberadaan kesejatian kehidupan diri menjadi tak terlihat karena tertutupi kesesatan khayalan diri oleh diri sendiri karena kemelekatan karena cinta kepada kewujudan ketidak-kekalan (ukuran) duniawi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-402823400945552311?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/402823400945552311/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/11/mengapa-ada-begitu-banyak-penderitaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/402823400945552311'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/402823400945552311'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/11/mengapa-ada-begitu-banyak-penderitaan.html' title='Yang anicca anatta itu (adalah) kekhayalan, bukan Buddha'/><author><name>somecare</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-8696405257214309756</id><published>2009-11-07T00:06:00.006+07:00</published><updated>2009-11-07T22:08:57.733+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='banyak kisah Zen dengan pola yang sama'/><title type='text'>Mengapa menjadi tak terlihat?</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;"&gt;beberapa kutipan pembicaraan dalam diskusi forum mengenai  :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;- &lt;span&gt;Saya pernah dengar ada koan tentang guru Zen yang tidak bisa menahan kencing lagi, lalu dia menemukan ada sebuah patung Buddha. Diapun kencing di situ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;Saat itu ada seorang pemuda yang melihat hal itu langsung marah dan berkata.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;"Berani sekali!Mengapa kamu mengencingi Buddha? Memang tidak ada tempat lain?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;Guru itu menjawab, " Tempat lain mana yang tidak ada Buddhanya?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;pemuda itupun tercerahkan... &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;"&gt;komentar-komentar :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;- hati-hati memaknainya.... &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;- &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);font-family:Century Gothic;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Menganggap atribut agama sebagai sesuatu yang suci tentu baik.&lt;br /&gt;Namun melekat berlebihan pada konsep kesucian,&lt;br /&gt;kemudian memproduksi kekotoran batin ,&lt;br /&gt;tentu layak direnungkan.&lt;br /&gt;Terutama karena kesucian tidak diciptakan untuk menghasilkan kemarahan/permusuhan.&lt;br /&gt;Lebih-lebih kalau konsep kesucian menghasilkan pembunuhan.&lt;br /&gt;Kesucian juga mengerikan.&lt;br /&gt;Kesucian ada karena ada kekotoran, tanpa kekotoran kesucian menghilang.&lt;br /&gt;Totalitas dari keduanya itulah yang membebaskan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;- Guru Zen itu telah tercerahkan, dan dia tahu apa yang akan dilakukannya bermanfaat besar. Hasilnya pun memang si muda tercerahkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt; Kalau saya sih, kaga berani...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;- tergantung pada niatnya... &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt; krn tujuan yg tua adalah untuk mencerahkan yg muda hal itu sah2 saja,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;sedangkan bila ada orang yg berbuat itu niat dan kehendaknya untuk menghina sang buddha maka karma buruk yg berat tak dapat terhindarkan bagi orang yg melakukannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;- niatnya untuk kencing...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt; bukan untuk menghina...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt; jadi nggak apa2...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;- thanks for all&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;- Cerita yang sangat indah. patut dijadikan perenungan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;- hebat guru zen&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt; kencing aja dijadikan alasan pencerahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;saya, tak berani&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt; takutttttttt,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;- aduh, susah mencerannya.bisa diperdetil gak?      &lt;/span&gt;&lt;!-- / message --&gt;                               &lt;!-- controls --&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;- he, he, he&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;ZEN, tidak ada detail&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt; ZEN, tidak perlu dicerna&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt; ZEN, tidak ada susahnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;ZEN, itu tidak ada&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;ha, ha, ha,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cerita-cerita seperti itu polanya semua sama, seperti : guru Zen membakar patung Buddha, guru Zen menolong menyebrangi seorang wanita di sungai dsb-dsb, dst-dst.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang sederhana menjadi susah,&lt;br /&gt;kewajaran menjadi rumit,&lt;br /&gt;kepolosan menjadi sesuatu yang sukar dicerna,&lt;br /&gt;sehingga keBuddhaan keberadaan kesejatian kehidupan diri menjadi tak terlihat karena tertutupi kesesatan khayalan diri oleh diri sendiri karena kemelekatan karena cinta kepada kewujudan ketidak-kekalan (ukuran) duniawi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-8696405257214309756?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/8696405257214309756/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/11/catatan-kutipan-pembicaraan-dalam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/8696405257214309756'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/8696405257214309756'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/11/catatan-kutipan-pembicaraan-dalam.html' title='Mengapa menjadi tak terlihat?'/><author><name>somecare</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-8075236436099965764</id><published>2009-11-06T06:08:00.005+07:00</published><updated>2009-11-07T22:24:40.627+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi bau kentut'/><title type='text'>Pesan buat para yang merasa jadi anak - mirror-mirror on the wall</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Puisi bau kentut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Seorang cendekiawan, Zhou Zi, yang telah mempelajari konsep Buddhisme dari gurunya, seorang Mahabhikshu Zen, pada suatu hari membuat suatu puisi yang menurutnya merupakan pencerminan keadaan batinnya yang tenang, tentram dan bahagia. Dalam puisinya tersebut, dilukiskan bagaimana dia telah mencapai keadaan batin yang damai, kokoh, tidak terpengaruh oleh bahkan delapan mata angin sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh bangga sekali Zhou Zi akan puisi barunya tersebut, sehingga dia berniat untuk mengirimkan kepada gurunya yang tinggal di seberang sungai, dengan harapan akan memperoleh pujian. Zhou Zi segera mengirimkan kurir untuk menyampaikan puisinya tersebut, yang diberi judul &lt;b&gt;"Hati yang Tiada Tergoyahkan".&lt;/b&gt; Setelah gurunya menerima kiriman puisi tersebut dan membacanya, dimana oleh kurir cendekiawan dimintakan agar gurunya dapat menuliskan kesannya, maka beliau menuliskan sesuatu di balik kertas puisi tersebut dan diserahkannya kembali melalui kurir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zhou Zi menunggu kedatangan kurirnya untuk membaca pujian yang disampaikan oleh gurunya, dan segera dibuka sampul berisi kertas puisinya. Betapa marahnya Zhou Zi menemukan tulisan gurunya berupa tinta merah dengan tiga huruf besar, &lt;b&gt;"PUISI BAU KENTUT"&lt;/b&gt;. Sungguh geram Zhou Zi, dia menilai gurunya benar-benar tidak mengerti ungkapan yang mendalam dari dia akan konsep Buddhisme tentang keseimbangan batinnya. Zhou Zi memutuskan untuk segera ke seberang sungai menemui gurunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampainya di tempat gurunya, Zhou Zi menanyakan dengan emosi yang ditahan, "Kenapa suhu mencela puisi saya, apakah suhu tidak bisa menangkap arti kiasan yang begitu mendalam dari puisi ini?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahabhikshu Zen tersebut tertawa dan berkata; "Ha...ha....ha..., lihatlah dirimu sendiri muridku, baru terkena satu angin kentut saja, Anda sudah terbirit-birit ke sini..., apalagi kalau diterpa delapan mata angin sekaligus!" (satu angin yang dimaksud oleh Mahabhikshu Zen tersebut adalah keadaan batin yang dicela).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;mirror mirror on the wall&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;intinya isi puisi bau kentut sang murid, menulis karena diri atau karena mengandung realitas kebenaran?,&lt;br /&gt;dan tiga huruf besar tulisan "PUISI BAU KENTUT" sang guru, mencerminkan kebijaksanaan sang guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam banyak kasus, seperti anak (lengah) yang menilai-nilai orang-tuanya sendiri yang baik,&lt;br /&gt;ia merasa lebih bijaksana, padahal kecenderungan hatinya lebih dikenali oleh sang orang-tua yang membesarkannya.&lt;br /&gt;siapakah yang lebih bijaksana dan lebih penuh pengorbanan (kasih) saat terjatuh dan lemah, ada tangan yang selalu terbuka dengan penuh belas kasih dan pengharapan baik?&lt;br /&gt;saat sesat jalan, ada penasihat yang mengenali sungguh diri kita dan terus mengasihi?&lt;br /&gt;karena semangat kemudaan kita, sesungguhnya ia mengenali kecerobohan kita, tetapi kita tidak atau belum dapat melihat kebijaksanaan mereka, sehingga kita sering berontak.&lt;br /&gt;ini hanya contoh dunia hubungan orang tua dan sang anak. (apalagi .....)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-8075236436099965764?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/8075236436099965764/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/11/puisi-bau-kentut.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/8075236436099965764'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/8075236436099965764'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/11/puisi-bau-kentut.html' title='Pesan buat para yang merasa jadi anak - mirror-mirror on the wall'/><author><name>somecare</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-6697519254478096614</id><published>2009-10-22T17:26:00.003+07:00</published><updated>2009-11-07T22:34:30.263+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kemana kita menggenggam?'/><title type='text'>Atta , Kemelekatan dan UDANNA VIII.3</title><content type='html'>&lt;div style="font-style: italic; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;1. Seseorang tdk harus bisa melepas atta utk menjelaskan konsep anatta, sama seperti seorang mahasiswa kedokteran tidak harus menunggu jadi dokter dulu untuk menjelaskan apa itu profesi dokter. Atau tidak harus menjadi arahat dulu utk dapat menyebarkan dharma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Seseorg memiliki pengetahuan yg baik ttg anatta akan tetapi blm tentu dia telah merealisasikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kebenaran dijagatraya ini memang relatif, tapi sekali anda mencapai nirvana maka saya yakin anda telah merasakan kebenaran mutlak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Dalam sutta ada cerita kurang lebih, ada seseorg bertanya pada sang buddha "bgmn mungkin mengakhiri suatu keinginan dgn dilandasi oleh keinginan utk mengakhri keingian tsb, ini suatu pekerjakan yg mustahil dan tdk ada hentinya"&lt;br /&gt;Sang Buddha menganalogikan, "petapa datang dari jauh menempuh perjalanan panjang karna ingin bertemu dan bertanya dgn saya,keinginan yg begitu kuat yg mendasari petapa utk kesini,setelah sekarang ini apakah keinginan itu telah berakhir?" dijawab oleh petapa itu bahwa hasrat dia utk bertemu sang buddha telah berakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Demikian pula dgn nirvana,sekali tercapai maka tdk akan ada lagi keinginan lain yg muncul, karna nirvana adlh suatu kondisi berakhirnya kemelakatan thd keinginan (salah satunya adlh keinginan bahwa atta itu ada atau eksis).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Tahap tertinggi adalah dgn merealisasikan anatta secara benar dan selalu SADAR setiap saat.&lt;br /&gt;Ini yg dapat saya tuangkan secara garis besarnya, kebenaran mutlak hanya dapat dialami sendiri. Kebenaran inilah yg dibabarkan oleh sang buddha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh iya khusus utk saudara saya coedbgf, kalo bisa titel penutupnya diberikan jawaban menurut versi anda atau mungkin versi kepercayaan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(192, 192, 192);"&gt;----------------&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;            1. Atta dan anatta itu bertolak belakang arahnya. Klo sebagai arah jurusan, anda semakin mengikuti atta, anda semakin tidak melihat sifat anatta dari kenyataan keberadaan sifat sesungguhnya atta anda tersebut. (semakin terikat dan semakin tidak dapat melihat/tergelapi).&lt;br /&gt;Itu sebabnya makanya guru Buddha mengingatkan sifat Atta yang kita/awam percayai yang anicca dukkha anatta sesungguhnya.&lt;br /&gt;Apa maksudnya Atta, yaitu tentang pengakuan suatu pewujudan diri yang sifatnya berasal dari pewujudan duniawi. Itulah mengapa guru Buddha memakai istilah perbandingan dalam pengajarannya ‘awam’ ‘duniawi’.&lt;br /&gt;Tetapi klo mau dijelaskan lebih panjangnya lagi tentang kata ‘awam’, guru Buddha ada menjelaskan oleh karena dengan terpaksa diperkatakan awam untuk menjelaskan kepada umat tetapi yang sebenarnya ‘awam’ itu ‘bukan awam’, karena yang disebut ‘awam’ bagi guru Buddha atau mereka yang tercerahkan adalah ‘mereka yang telah merealisasikan Nibanna’. Sehingga dengan terpaksa diperkatakan ‘awam’ kepada umat supaya dapat melihat perbedaan antara umat yang belum dapat melihat dengan yang telah dapat menyadari melihat dan terbebas (tak tercekat lagi/terikat) dari konsep diri yang bukan sesungguhnya.&lt;br /&gt;Dan guru Buddhapun menjelaskan lagi bahwa apa yang dibilang ‘awam’ atau ‘bukan awam’ sesungguhnya juga tiada ‘awam’,’bukan awam’, semua adalah kesunyaan, tetapi dijelaskan bahwa yang ada itu hanyalah khayal dan bukan khayal.&lt;br /&gt;Apa itu kesunyaan?, bahwa itu yang melingkupi semua? Oh itu bukan kekosongan kosong yang selama ini digembar-gemborkan oleh most Buddhist sebagai pencapaian akhir tujuan. Masuk suatu pengalaman (alam) Nibanna, bukanlah suatu kekosongan kosong, dimana guru Buddha hanya menjelaskan capailah pantai seberang sehingga kita mengalami pembebasan mutlak. Hanya itulah guru Buddha menjelaskan. Tetapi guru Buddha menyatakan adanya suatu keyakinan (bagi kita) yang dijelaskan pada Udanna VIII 3 sehingga kita mengejar kearah situ, yang dibilang oleh karena adanya itu lah kita dapat mencapai pembebasan sempurna.&lt;br /&gt;Tetapi most Buddhist didalam ketiadaan fahaman anicca dan anatta dan ketercekatannya pada atta diri yang bukan sesungguhnya berspekulasi jauh dengan/dari sudut pandangan masih ketercekatan dan kemelekatannya pada atta yang anicca anatta bahkan berspekulasi jauh membicarakan isi yang dimaksud pada Udanna VIII.3.&lt;br /&gt;Guru Buddha menyatakan itu sebagai keyakinan tujuan akhir pencapaian pencarian kita untuk pembebasan.&lt;br /&gt;Tetapi semua diawali dengan menyadari sifat atta diri yang diakui sebagai aku diri awam, yang dijelaskan oleh guru Buddha anicca dukkha anatta. Dengan penjelasan proses pada pembentukan/kewujudan duniawi yaitu 4 kesunyaan mulia (hukum karma, samsara), dan pelatihan untuk meluruskan pandangan dari kemelakatan pada atta aku diri dengan 8 jalan mulia, sehingga pada akhirnya semakin murni dan jernih kita dapat melihat hakekat kehidupan diri kita in iyang sesungguhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. mereka yang telah dapat melihat, maka mereka telah melihat kesia-siaan (kebodohan pandangannya dan kebenaran kenyataan).&lt;br /&gt;Mereka hidup didalamnya, tetapi mereka tidak menggenggam erat mempertahankannya lagi segala kesia-siaan sebagai milik aku (mengasosiasikan sebagai aku) yang harus dipertahankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dapat melihat kalau melihat didalam bayang-bayang (tabir cekatan) atta. Semua hanya bayang-bayang atta, itulah maka oleh guru Buddha semua yang berasal dari duniawi disebut (masih) spekulasi, bukan kebenaran sesungguhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. itulah kenapa saya seperti anda bilang terlihat menjelaskan tetapi seperti bertanya. Yah saya menjelaskan, tetapi saya tidak menilai-nilai, itu saja yang saya lakukan.&lt;br /&gt;Biar setiap kita yang merealisasikan anatta secara benar dan mengalaminya  sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Seperti penjelasan saya pada no.1, keinginan itu, dilandasi oleh dengan niat (cita-cita/keinginan/motivasi) kearah yang mana dan pengorbanan (penanggalan) yang mana?&lt;br /&gt;Seperti anda jelaskan tentang arah yang benar, mahasiswa jurusan kedokteran, menuju menjadi dokter, dengan segala usaha dan ada pengorbanan (menanggalkan) waktu untuk menikmati kesenangan lainnya.&lt;br /&gt;Ada kesesuaian dan tidak bertentangan sehingga melihat dan menuju kepada arah yang benar tujuan pencapaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. yang sudah pasti terbebas dari konsep-konsep dunia, tidak ada lagi mengasosikan keberadaan diri kepada duniawi (tujuan/cita-cita/kemelekatan/ikatan/ketercekatan), sudah melihat kebenaran esensi/sumber (terang) kehidupannya .&lt;br /&gt;keinginan terhadap apa? Bukan lagi keinginan melekatkan diri kepada duniawi, keinginan (pemuasan) daging (atta diri), tetapi yang ada melakukan memancarkan sifat-sifat (kemuliaan) keTuhanan (brahma vihara). Kehidupan ini bagi mereka menjadi sarana (mempersaksikan) memancarkan terang bagi sumber terang kehidupan mereka sesungguhnya (untuk mempersaksikan Udanna VIII.3), bukan seperti apa yang awam tujukan persaksikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. ketika seseorang telah tercerahkan, itu bukan lagi teori, tetapi ia telah merealisasikan kebenaran, melihat kebenaran. Dimana bagi awam ada dualisme secara teori ada khayal dan bukan khayal, sadar dan bukan sadar, kebenaran (nyata) dan bukan kebenaran(tidak nyata), tetapi bagi yang telah tercerahkan dia (hanya) melihat the Truth. Baik fenomena atau bukan fenomena, dia tidak terpengaruh/memihak, dia hanya melihat (yang ada hanya) kebenaran sesungguhnya,, tidak ada yang lain. (yang Mutlak)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;melihat dari apa yang aku jelaskan, siapakah yang membedakan versi-versi (tercekat) sehingga menimbulkan perbedaan/pembedaan, jika apa yang semua aku jelaskan, aku sudah bilang itu adalah proses seperti yang sudah aku jelaskan pada thread-thread lain?&lt;br /&gt;apakah atau siapakah yang membatasi kebenaran atau mengklaimnya sebagai bagian diri atau milik diri dengan rasa curiga?&lt;br /&gt;Dimanakah kebenaran itu?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-6697519254478096614?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/6697519254478096614/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/10/1.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/6697519254478096614'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/6697519254478096614'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/10/1.html' title='Atta , Kemelekatan dan UDANNA VIII.3'/><author><name>somecare</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-4153465156841162407</id><published>2009-10-22T16:55:00.005+07:00</published><updated>2009-11-07T22:30:37.009+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rakitpun harus ditanggalkan'/><title type='text'>itukah dharma atau DHARMA?</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;dimana terang itu? Dharma itu berlaku menyeluruh (absolut/mutlak),&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Siapakah kuasa terang itu?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;Dharma yang berlaku menyeluruh itu bukan dharma&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt; Bila siapa wujud, kuasa terang luput.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;Darimana anda memandang mengukur, itukah dharma atau DHARMA?&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;dharma bagi yang belum melihat, bukan DHARMA bagi yang telah melihat.&lt;br /&gt;DHARMA bagi yang telah melihat, absolut berlaku menyeluruh mengikat segala sesuatunya, menghidupi, tak ada yang luput, sehingga terlihat kosong (tak ada) oleh mereka yang belum dapat melihat (awam/umum) oleh karena dualisme karena khayal pada ukuran karena kemelekatan pada kewujudan.&lt;br /&gt;dharma bagi yang belum melihat hanyalah teori dan dari spekulasi dari yang belum melihat, so bersifat sementara, relatif, khayal, tidak kekal atau bukan mutlak.&lt;br /&gt;guru Buddha mengajar awam dengan memakai &lt;span style="color:Red;"&gt;istilah&lt;/span&gt; dharma dari sudut pandangan awam agar dapat membawa kepada (pengenalan) DHARMA sesungguhnya, itulah sebabnya dibilang rakitpun harus ditanggalkan saat mencapai pantai seberang,&lt;br /&gt;tetapi guru Buddha tunduk dan berjalan didalam (sejalan) (&lt;span style="color:Magenta;"&gt;kuasa&lt;/span&gt;) DHARMA dimana ia telah melihat  kebenaran kemutlakannya/absolutenya dalam pencapaiannya,&lt;br /&gt;tetapi awam memandang dharma dari (kemelekatan) kewujudan,&lt;br /&gt;guru Buddha melihat DHARMA dari kebebasan kewujudan dari ukuran awam, keMutlakan (absolute).&lt;br /&gt;itulah bedanya awam memandang dengan guru Buddha berucap.&lt;br /&gt;klo membedakan seolah-olah theravada lebih daripada mahayana,&lt;br /&gt;siapakah para mereka yang merealisasikan pencapaian tertinggi/pencerahan dan membabarkan ajaran tertinggi yang menjadi suatu rahasia bagi awam/umum pada masa keberadaan guru Buddha dan setelah ketiadaan guru Buddha, hei siapakah, dimanakah mereka yang telah cerah sekarang?&lt;br /&gt;itulah makanya dibedakan, hinayana sebagai jalan umum/bertahap (awam) dan mahayana jalan mulia (berbakat tinggi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---------------------------&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 255);"&gt;&lt;br /&gt;klo dibilang kosong tanpa inti diri, apakah bodhi itu?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 255);"&gt; apakah bodhi itu bertumbuh ada yang kecil dan ada yang (menjadi) dewasa?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 255);"&gt; apakah bodhi itu (perlu) disucikan? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;&lt;br /&gt;Tiada dharma atau adharma&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt; Apakah yang boleh ditumbuhkan atau disucikan ? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt; Mengapa menyari air dari batu ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kosong bukan kekosongan kosong (nihil),&lt;br /&gt;sunya bukan dimaksud seperti kata kosong karena dualisme dari pencerapan awam yang memandang dari khayal ukuran kemelekatan kewujudan,&lt;br /&gt;tetapi karena berlaku menyeluruh, melingkupi (menghidupi) semuanya sehingga terlihat kosong (tak ada) oleh mereka yang belum dapat melihat (awam/umum).&lt;br /&gt;so, bodhi adalah sumber terang bagi semua kehidupan,&lt;br /&gt;tetapi mereka yang belum tercerahkan memandang bahwa segala sesuatunya oleh karena hasil usahanya sendiri yang sesungguhnya adalah khayal kemelekatan kewujudan aku dirinya.&lt;br /&gt;so apakah bodhi ada bertumbuh, ada yang kecil ataupun yang besar?&lt;br /&gt;so apakah bodhi (hasil) disucikan oleh/dari hasil usaha dari kekhayalan (dari yang ketidak sempurnaan)?&lt;br /&gt;hasil usaha yang belum melihat itulah yang (layak/masih) disebut dharma TIADA DHARMA atau ADHARMA.&lt;br /&gt;bukan ditumbuhkan atau disucikan oleh hasil usaha kekhayalan awam,&lt;br /&gt;apakah yang telah dilihat oleh mereka yang tercerahkan (mendapat penerangan sempurna)?.&lt;br /&gt;sesungguhnya tidak ada yang perlu dicari, dimunculkan atau ditimbulkan merujuk kepada pewujudan kewujudan segala apa yang ada di dunia ini,&lt;br /&gt;karena Ia berlaku menyeluruh, melingkupi (menghidupi) semuanya sehingga tak terlihat oleh mereka yang (masih melihat dan melekat) dalam keterbatasan khayal kewujudan.&lt;br /&gt;Itu hanya seperti rembulan yang tertutup awan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sahabat baikmu&lt;br /&gt;coedabgf&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-4153465156841162407?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/4153465156841162407/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/10/dimana-terang-itu-dharma-itu-berlaku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/4153465156841162407'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/4153465156841162407'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/10/dimana-terang-itu-dharma-itu-berlaku.html' title='itukah dharma atau DHARMA?'/><author><name>somecare</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-1780594986495134076</id><published>2009-10-15T10:39:00.002+07:00</published><updated>2009-10-15T10:45:04.740+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='you are pure illusion'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lord of my own ego'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='oh'/><title type='text'>From Zen to Christ</title><content type='html'>aku mau memberi gambaran, seperti tahapan yang lama sudah aku tulis dimana dari tahap ke dua ada lagi experience selanjutnya, bukan hanya kekosongan belaka semata. dimana seperti guru Buddha tidak menjelaskannya karena bisa menimbulkan spekulasi (dimana bisa menjadi tidak berguna untuk kemajuan pembinaan batin).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apa hubungannya yah?!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;what did Gautama Buddha say when He reached Enlightenment (Nirvana)?&lt;br /&gt;"Architect, finally i have met you&lt;br /&gt;you will not rebuild your house again&lt;br /&gt;but, i am your house, and you're living in me&lt;br /&gt;oh, lord of my own ego,&lt;br /&gt;you are pure illusion, you do not exist&lt;br /&gt;the earth is my witness"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan ini selanjutnya proses perjalanan iman seorang percaya.&lt;br /&gt;in pure heart , there is no mind&lt;br /&gt;as Word said 'you are the temple of God', let it be as a God's throne inside you&lt;br /&gt;, not only the empiness alone.&lt;br /&gt;from Zen to Christ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tetapi murid banyak menilai kebenaran pengajaran dari guru Buddha kebalikannya dari seperti yang tertulis pada kutipan perkataan guru Buddha diatas, from the Architect, lord of our own ego self.&lt;br /&gt;bagaimana bisa melihat the Truth from the pure illusion that did not exist actually, seperti guru Buddha telah melihatnya ketika Dia mencapai penerangan sempurna?&lt;br /&gt;Dia yang telah mencapai pencerahan berjalan di dalam,&lt;br /&gt;tetapi awam senantiasa berjalan diluar.&lt;br /&gt;dia yang berjalan diluar, hidup berjalan di dalam his own ego,&lt;br /&gt;dan dia yang berjalan didalam hidup didalam the Truth dari pengalaman Nibannanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kejutan lagi......   &lt;img src="http://www.wihara.com/forum/images/smilies/heeee.gif" alt="" title="Heeee" class="inlineimg" border="0" /&gt;   &lt;img src="http://www.wihara.com/forum/images/smilies/hmmm.gif" alt="" title="Hmmm" class="inlineimg" border="0" /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-1780594986495134076?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/1780594986495134076/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/10/from-zen-to-christ.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/1780594986495134076'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/1780594986495134076'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/10/from-zen-to-christ.html' title='From Zen to Christ'/><author><name>somecare</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-104968363034440226</id><published>2009-09-30T14:02:00.006+07:00</published><updated>2009-10-07T20:49:06.020+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Living in His abundance'/><title type='text'>Mengenal kondisi, 'tuk mengenal kuasa, mengenal kuasa, 'tuk mengenal Pribadi</title><content type='html'>pertanyaan :&lt;br /&gt;&lt;b style="color: rgb(153, 153, 153);"&gt;&lt;span style="font-family:Century Gothic;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kelahiran kembali kita saat ini dikarenakan adanya karma masa lampau yang belum selesai dan entah hingga kapan semua itu selesai&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Century Gothic;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pertanyaan saya &lt;/span&gt;&lt;/u&gt;:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Century Gothic;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:Red;"&gt;Apabila kita sadar bahwa saat ini adalah sebuah perjalanan karma,&lt;br /&gt;bisakah dengan "KESADARAN" menghentikannya atau merubah perjalanan karma tsb?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan apa akibat dari penghentian ini pada tumimbal lahir mendatang?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Note : jangan2 kesadaran untuk menghentikan atau merubah karma tsb adalah sudah termasuk dalam perjalanan karma).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------------&lt;br /&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Rahasia atau kunci jawabannya adalah :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;Siapakah manusia yang sungguh telah menikmati keMutlakan dalam pencapaian dengan kekuatan diri sendiri.&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Setiap usaha makhluk menghasilkan karma (sebab dan akibat bagi bentukan baru).&lt;br /&gt;(usaha) dari ketidak-kekalan menghasilkan ketidak-kekalan,&lt;br /&gt;(usaha) dari ketidak-sempurnaan menghasilkan ketidak-sempurnaan.&lt;br /&gt;Didalam yang sempurna tidak ada lagi usaha pencapaian diri sendiri tersebut diatas dan akibatnya yang dibilang hasil.&lt;br /&gt;sehingga tidak ada lagi yang dibilang karma, baik yang baik maupun yang buruk,&lt;br /&gt;sebab semua terpenuhi bukan lagi oleh usaha diri (sendiri),&lt;br /&gt;melainkan seperti kebenaran yang dinyatakan guru Buddha pada 'Udanna VIII 3'&lt;br /&gt;mereka hidup dan berjalan di dalam keMutlakan, tanpa usaha dari (yang) ketidak-sempurnaan dan ketidak-kekalan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;klo aku sich semua telah selesai satu kali kehidupan ini lagi.&lt;br /&gt;dan aku akan berdiam di rumah keMutlakan (red : Tuhan) sampai selama-lamanya,&lt;br /&gt;menikmati semua kemurahan keMutlakan di dalamNya (red : Tuhan). &lt;img src="http://www.wihara.com/forum/images/smilies/bow.gif" alt="" title="Bow" class="inlineimg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga mencerahkan......&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.wihara.com/forum/images/smilies/pray.gif" alt="" title="Pray" class="inlineimg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sapa yang mo ikut...?....&lt;br /&gt;cara yang tanpa cara, malah menanggalkan upaya kekuatan kita...,&lt;br /&gt;tetapi memikul kuk yang dipasangNya, ringan bagi yang tulus tapi berat bagi (tanha) keakuan (kedagingan atau sifat daging), sehingga menimbulkan pemberontakan,&lt;br /&gt;karena keangkuhan keakuan hidup harus ditundukannya di bawah kuk yang dipasangNya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-104968363034440226?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/104968363034440226/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/09/pertanyaan-kelahiran-kembali-kita-saat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/104968363034440226'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/104968363034440226'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/09/pertanyaan-kelahiran-kembali-kita-saat.html' title='Mengenal kondisi, &apos;tuk mengenal kuasa, mengenal kuasa, &apos;tuk mengenal Pribadi'/><author><name>somecare</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-842353045571201011</id><published>2009-06-02T19:21:00.006+07:00</published><updated>2009-06-02T19:36:04.192+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ada bukan keberadaan diukur dari batin dan jasmani'/><title type='text'>Sunya bukan kekosongan pikiran dualistik</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 1.3em;font-size:14;" &gt;Catatan Pikiran-Keyakinan&lt;/span&gt; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 1.3em;font-size:12;" &gt;Penulis:&lt;br /&gt;Chien-chih Seng-ts'an&lt;/span&gt; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Jalan sejati itu tidaklah sulit, ia tidak memihak dan memilih-milih.&lt;br /&gt;Saat tidak mencintai atau membenci, menjadi tercerahkan dengan sendirinya.&lt;br /&gt;Menyimpang seutas rambut saja, terpisah bak langit dan bumi.&lt;br /&gt;Jika engkau ingin jalan itu kasat, janganlah mendukung atau menentang.&lt;br /&gt;Mengejar keinginan menentang penolakan, inilah penyakit pikiran.&lt;br /&gt;Tanpa memahami hakikat mendalam ini, sia-sia melatih keheningan.&lt;br /&gt;Jalan itu sempurna laksana ruang kosong, tak kekurangan tak kelebihan.&lt;br /&gt;Ketika engkau menggenggam atau menolak, tiada kewajaran (hakikat sejati).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Jangan mengejar kondisi-kondisi, jangan menetap dalam kekosongan.&lt;br /&gt;Dalam kedamaian menyatu dalam tungku, segala sesuatu berhenti dengan sendirinya.&lt;br /&gt;Berhenti dan kembali ke hening, keheningan akan menggerakan kau kembali.&lt;br /&gt;Jika hanya berada di salah satu sisi ekstrim, bagaimana engkau mengenali kemanunggalan?&lt;br /&gt;Jika anda gagal menembus kemanunggalan, kedua sisi tidak berfungsi.&lt;br /&gt;Buang keberadaan dan engkau (justru) jatuh ke dalam keberadaan, ikuti kekosongan dan engkau (justru) memunggungi kekosongan.&lt;br /&gt;Senakin banyak berbicara dan berpikir, semakin menyimpang dari Jalan.&lt;br /&gt;Hentikan berbicara dan berpikir, tiada yang tak dapat anda tembus (paham).&lt;br /&gt;Kembali ke akar dan capai prinsip, mengejar penerangan dan anda (malah) kehilangannya.&lt;br /&gt;Walau hanya sekejap membalikkan cahaya, melampaui kekosongan sebelumnya.&lt;br /&gt;Perubahan terjadi dalam kekosongan, semuanya adalah hasil dari delusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Tak perlu mencari kebenaran, sekadar padamkan saja opini-opinimu.&lt;br /&gt;Jangan menetap dalam pandangan dualistik, waspadalah untuk tidak mengejarnya.&lt;br /&gt;Terbersit benar dan salah,pikiran jadi kacau dan tersesat.&lt;br /&gt;Dua berasal dari satu, namun janganlah mempertahankan yang satu ini sekalipun.&lt;br /&gt;Bila satu-pikiran tidak timbul, ribuan dharma tanpa cacat.&lt;br /&gt;Tanpa cacat, tanpa dharma; Tanpa timbul, tanpa pikiran.&lt;br /&gt;Subyek dipadamkan (jika) tanpa obyek, obyek hilang (jika) subyek tenggelam.&lt;br /&gt;Obyek menjadi obyek karena subyek, subyek menjadi subyek karena obyek.&lt;br /&gt;Jika kamu memahami keduanya, keduanya berasal dari satu kekosongan.&lt;br /&gt;Dalam satu kekosongan keduanya adalah sama, meski mengandung semua fenomena.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Tanpa halus atau kasar, bagaimana bisa ada bias?&lt;br /&gt;Jalan Agung itu meliputi semuanya, tidak mudah ataupun sulit.&lt;br /&gt;Pandangan sempit penuh keraguan, sekarang dalam ketergasaan justru terlambat.&lt;br /&gt;Melekat padanya dan anda kehilangan langkah; Pikiran akan memasuki jalan yang menyimpang.&lt;br /&gt;Biarkan lepas menjadi spontan, esensi yang tak pergi ataupun tinggal.&lt;br /&gt;Selaraskan dengan hakikat sejatimu dengan Sang Jalan, berkelana dengan santai tanpa kekesalan.&lt;br /&gt;Pikiran terbelenggu menyimpang dari yang sejati, menjadi gelap, tenggelam dan manja.&lt;br /&gt;Tidaklah baik meletihkan semangat; apalah gunanya antipati dan suka?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Mengikuti kendaraan-tunggal, jangan benci pada alam indera [objek].&lt;br /&gt;Tanpa benci pada alam indera, menyatu dengan pencerahan sejati.&lt;br /&gt;Orang bijak tanpa motif; Orang tolol membelenggu dirinya sendiri.&lt;br /&gt;Satu dharma tidak berbeda dari lainnya,&lt;br /&gt;pikiran yang terdelusi menempel pada apapun yang menjadi hasratnya.&lt;br /&gt;Menggunakan pikiran untuk membina pikiran, apakah bukan kekeliruan besar?&lt;br /&gt;Dari pikiran keliru lahir ketenangan dan kekacauan, pencerahan menghilangkan suka dan tidak suka.&lt;br /&gt;Dualitas segala sesuatu, berasal dari diskriminasi yang keliru.&lt;br /&gt;Sebuah mimpi sekuntum bunga di langit, mengapa berusaha menggapainya?&lt;br /&gt;Untung dan rugi, benar dan salah –Buang semuanya sekaligus.&lt;br /&gt;Bila mata tidak tertutup, mimpi akan terhenti dengan sendirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Jika pikiran tanpa diskriminasi (membeda-bedakan), semua dharma adalah tunggal“apa adanya.”&lt;br /&gt;Di kedalaman hakikat yang tunggal “apa adanya,” tanpa bergerak, terbebaskan dari kondisi-kondisi.&lt;br /&gt;Ketika semua dharma setara, kamu kembali ke segala sesuatu sebagaimana adanya.&lt;br /&gt;Bila sang subyek lenyap, tak akan ada pengukuran dan pembandingan.&lt;br /&gt;Padamkan gerak dan tanpa-gerak; Bila gerak berhenti, tidak ada istirahat.&lt;br /&gt;Karena dualitas tidak muncul bagaimana mungkin bisa ada satu?&lt;br /&gt;Meneliti hingga pada paling akhir, prinsip dan aturan tidaklah eksis.&lt;br /&gt;Selaraskan pikiran dengan yang teduh-seimbang, semua perbuatan ditentramkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Keraguan yang menggelisahkan dijernihkan, keyakinan sejati ditegakkan.&lt;br /&gt;Tiada yang tersisa, tiada yang teringat.&lt;br /&gt;Semuanya kosong, jernih dan menerangi dirinya sendiri, pikiran tidak memaksakan diri.&lt;br /&gt;Ia bukanlah tempat untuk pikiran; nalar dan perasaan tidak memahaminya.&lt;br /&gt;Dalam Alam Dharma ‘apa adanya’ sejati, tiada orang lain juga tiada diri.&lt;br /&gt;Segeralah selaras dengannya, hanya mengekspresikan“tanpa-dualitas.”&lt;br /&gt;Dalam tanpa-dualitas segalanya setara, tiada yang terkecualikan.&lt;br /&gt;Para bijak dari kesepuluh penjuru, semuanya mengikuti ajaran ini.&lt;br /&gt;Ajaran ini tidak tergesa-gesa ataupun lambat, satu pemikiran untuk sepuluh ribu tahun.&lt;br /&gt;Tanpa di sini, tidak di sini, kesepuluh penjuru tepat di hadapan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Yang terkecil sama dengan yang terbesar, ketika batasan dilupakan.&lt;br /&gt;Yang terbesar sama dengan yang terkecil, tiada lagi batas-batas yang terlihat.&lt;br /&gt;Keberadaan persisnya adalah kekosongan itu sendiri, kekosongan persisnya adalah keberadaan itu sendiri.&lt;br /&gt;Jika tidak demikian, maka tidak ada gunanya mempertahankannya.&lt;br /&gt;Satu adalah segalanya, segalanya adalah satu.&lt;br /&gt;Jika engkau hidup demikian ini, mengapa kuatir tidak mencapai akhir (pencerahan)?&lt;br /&gt;Pikiran-keyakinan adalah tanpa-dualitas; tanpa-dualitas adalah pikiran-keyakinan.&lt;br /&gt;Jalan kata-kata telah diputus; Tiada masa lalu, tiada masa depan, tiada masa kini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-842353045571201011?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/842353045571201011/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/06/sunya-bukan-kekosongan-pikiran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/842353045571201011'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/842353045571201011'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/06/sunya-bukan-kekosongan-pikiran.html' title='Sunya bukan kekosongan pikiran dualistik'/><author><name>somecare</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-403514468352605255</id><published>2009-06-02T18:12:00.005+07:00</published><updated>2009-06-02T18:58:15.685+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='What is enlightment?'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Meditation and Enlightment'/><title type='text'>Meditation and Enlightment, What is enlightment?</title><content type='html'>What is enlightment?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Master, I would like to discuss about enlightenment&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Is enlightenment related to signs of miracle or magic?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Is it about to see the mind by our mind or to realize the nature of our natural purity of &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1243941138_0"&gt;every human heart&lt;/span&gt;?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Because many people who practice seems to achieve, but they are playing in the cloak of ties of the clinging to their egoism self, the presence of the awareness of and to the existence of the their temporariness body itself (their egoism self). Indeed, as often happens like the explanation of meditation number 2 and 3 below.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;" class="yshortcuts" id="lw_1243941138_1"&gt;Meditation&lt;/span&gt; is like a child who is bowed down to pray in front of the altar in the house, and heard the sound of many friends playing outside his home, so there are 3 possibilities that would occur :&lt;br /&gt;1. he is still bowed down in front of the altar&lt;br /&gt;or&lt;br /&gt;2. he is still in the house but he rose from the altar and looked out through the window. (and he can return to action as the number 1, for those who have been able to distinguish as note below)&lt;br /&gt;or&lt;br /&gt;3. even he goes out of the house and he participate in playing with his friends. (and he can return to action as the number 1, for those who have been able to distinguish as note below)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;note :&lt;br /&gt;altar = &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1243941138_2"&gt;pure heart&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;house = the awareness of the existence of our life&lt;br /&gt;the eye = awareness of non-duality&lt;br /&gt;Sound around and friends = movement of mind&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Could you tell me about your experience, please!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;benar gak yah... bahasa inggrisnya? koreksiin dong..., klo gak bingung yang baca loh!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-403514468352605255?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/403514468352605255/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/06/meditation-and-enlightment-what-is.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/403514468352605255'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/403514468352605255'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/06/meditation-and-enlightment-what-is.html' title='Meditation and Enlightment, What is enlightment?'/><author><name>somecare</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-5790759809225377487</id><published>2009-02-02T15:32:00.002+07:00</published><updated>2009-02-02T20:41:56.761+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mengapa mencari diluar?'/><title type='text'>Buddha nature (beings)</title><content type='html'>The buddha-nature, by its own nature, as by nature brightly shining and pure, originally pure, The changeless and deathless, True Self of the Buddha, uncreated, eternal bodhi, permanent, stable and changeless, not a doctrine's, The hidden essence within all sentient beings like a full moon covered by clouds.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-5790759809225377487?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/5790759809225377487/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/02/buddha-nature-beings.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/5790759809225377487'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/5790759809225377487'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/02/buddha-nature-beings.html' title='Buddha nature (beings)'/><author><name>somecare</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-2986174608506779990</id><published>2009-01-26T07:09:00.003+07:00</published><updated>2009-02-02T14:14:33.966+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='be peace and happy and success'/><title type='text'>Happy Chinese New Year</title><content type='html'>Happy Chinese New Year, may All be peace and happy and success!God bless All!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-2986174608506779990?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/2986174608506779990/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/happy-chineese-new-year.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/2986174608506779990'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/2986174608506779990'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/happy-chineese-new-year.html' title='Happy Chinese New Year'/><author><name>somecare</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-1198804470310520878</id><published>2009-01-24T17:17:00.005+07:00</published><updated>2009-01-24T17:42:54.405+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='di dalam Dharma yang dibabarkan sebenarnya tidak ada Dharma yang bisa dibabarkan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Subhuti'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='oleh sebab itu disebut Dharma yang dibabarkan'/><title type='text'>Pengajaran ada karena diperkatakan</title><content type='html'>'Sdr. coedabgf, menurut anda saat ini yang anda sampaikan ini sebuah persepsi atau kebenaran ?........'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;......................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat, saat berjalan diluar itu adalah persepsi&lt;br /&gt;saat kita berada didalam yang ada adalah kebenaran&lt;br /&gt;seperti ada tertulis didalam pengajaran , 'Itu terpaksa diperkatakan (itu oleh karena kasih)'&lt;br /&gt;kalau tidak, tidak ada pengajaran atau sutra-sutra tentang kesunyataan&lt;br /&gt;seperti apa yang anda perkatakan&lt;br /&gt;'Kalau sudah semuanya sudah jelas untuk apa yang harus dijawab.....'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seperti ghata ini :&lt;br /&gt;'Subhuti, janganlah mengatakan Tathagatha punya pikiran "Aku telah membabarkan Dharma." Janganlah berpikir begitu. Apa sebabnya?Jika seseorang mengatakan bahwa Tathagatha telah membabarkan Dharma dia menghina Hyang Buddha disebabkan oleh ketidakmampuannya untuk mengerti apa yang kukatakan.&lt;br /&gt;Subhuti, di dalam Dharma yang dibabarkan sebenarnya tidak ada Dharma yang bisa dibabarkan, oleh sebab itu disebut Dharma yang dibabarkan.'&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-1198804470310520878?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/1198804470310520878/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/sdr_24.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/1198804470310520878'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/1198804470310520878'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/sdr_24.html' title='Pengajaran ada karena diperkatakan'/><author><name>somecare</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-8955025526403838857</id><published>2009-01-24T16:56:00.003+07:00</published><updated>2009-01-24T17:13:40.135+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mengetahui ciri yang asli dapat membedakan yang palsu'/><title type='text'>Itulah kenapa disebut yang Mutlak</title><content type='html'>Dan kawanku mempertanyakan kembali :&lt;br /&gt;'Kotak kecil tentu tidak bisa memuat kotak besar (bahkan tak berhingga) tetapi "memuat" berbeda dengan "memahami".&lt;br /&gt;Pertanyaan saya ulang agar lebih jelas "apakah ketika 'dirasakan' dia tidak ada unsur memahami, mengetahui sedikitpun apa yg dirasakan. Contoh "rasa ini" atau itu" walaupun tidak bisa diperkatakan? Yang tidak sempurna tentu saja tidak bisa menilai yg sempurna tetapi bukan berarti tidak bisa menjadi sempurna dan mempelajari dan memahami yang sempurna, dan menjadi sempurna pun adalah kumpulan dari pemahaman-pemahaman yg tidak sempurna dan akhirnya menjadi kesempurnaan seutuhnya (the WHOLE).&lt;br /&gt;Seperti orang mendaki gunung ia hanya mengetahui sedikit tentang puncak gunung, dan apa yang ada disekitarnya. ketika ia mencapai puncak, maka ia mengetahui sekelilingnya dan jelas mengenai puncak gunung. Apakah dengan daya upaya, kesabaran, kebajikan yang luhur, tekad yg kuat, semangat, singkatnya melakukan sila, samadhi dan panna, Pantai seberang tidak bisa dicapai?&lt;br /&gt;Kesempurnaan adalah kumpulan dari hal-hal yang tidak sempurna. Lalu apakah arti dari sempurna itu menurut anda? jika tidak bisa diperkatakan hanya dirasakan, bukankah anda memahami, dan berarti anda tidak dalam kebenaran atau dalam kebenaran?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;..........................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebenaran adalah kebenaran, dia yang mencapai pantai seberang hidup didalam kebenaran, sedangkan manusia mengukur kebenaran dari pikirannya masing-masing (yang sempit)&lt;br /&gt;mencapai pencerahan itu sebenarnya menyadari atau memahami?&lt;br /&gt;Kalau didalam pengajaran dikatakan ia yang telah sadar atau ia yang telah memahami?&lt;br /&gt;Apakah para Buddha (menjadi Buddha) menciptakan Pantai seberang?&lt;br /&gt;Seperti ilustrasi cerita ikan kecil hidup dilautan, Ikan kecil bertanya pada ikan besar&lt;br /&gt;Ikan kecil : Aku sering mendengar ikan lain bicara tentang laut. Tapi apa itu laut?&lt;br /&gt;Ikan besar : Di sekelilingmu adalah laut.&lt;br /&gt;Ikan kecil : Mengapa aku tidak bisa melihatnya ?&lt;br /&gt;Ikan besar : Kamu tinggal, bergerak, dan hidup di laut. Laut ada di dalam dan di luarmu. Laut memberimu kehidupan dan pada saat kematian kamu kembali ke asalmu. Laut melingkupimu seperti dirimu sendiri.&lt;br /&gt;Catatan : Ikan-ikan hidup di sungai dan didanau tidak menyadarinya. Manusia hidup di lautan ZEN tetapi tidak mengenal hakikat ZEN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENYADARI, MENGALAMI DAN HIDUP DIDALAMNYA.&lt;br /&gt;Memahami (siapakah kita?), seperti ikan kecil, jangankan memahami, menyadari saja belum sadar.&lt;br /&gt;Memahami, sampai seukuran apa kita memahami yang tak terhingga?&lt;br /&gt;Buddhapun bukan pemilik (asal/sumber) kesempurnaan, apa yang ia jelaskan hanyalah ciri untuk pengajaran umat.&lt;br /&gt;Tetapi (ia) menyadari, mengalami, (dan) hidup didalamNya (kesempurnaan),&lt;br /&gt;Kecuali Ia yang (memang) berasal dari yang Sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mata memandang (mereka) yang berjalan di jalan dalam berbeda dengan mata memandang yang berjalan di jalan luar&lt;br /&gt;seperti dua arah berlawanan&lt;br /&gt;yang didalam bisa melihat apa yang didalam dan diluar&lt;br /&gt;tetapi yang diluar bagaimana bisa dia mengetahui apa yang didalam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-8955025526403838857?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/8955025526403838857/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/itulah-kenapa-disebut-yang-mutlak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/8955025526403838857'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/8955025526403838857'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/itulah-kenapa-disebut-yang-mutlak.html' title='Itulah kenapa disebut yang Mutlak'/><author><name>somecare</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-5433619384735476311</id><published>2009-01-24T16:18:00.008+07:00</published><updated>2009-01-24T16:54:36.165+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Yang tercerahkan hidup senantiasa dalam sikap penyembahan'/><title type='text'>Yang mengenal hati Bodhi 'kan terbukakan Kebenaran</title><content type='html'>Seseorang mengatakan :&lt;br /&gt;'Menemukan ? Kenapa seolah-olah seperti "menang taruhan" en "kebetulan" ketemu pencerahan ?&lt;br /&gt;Apakah pencerahan bisa "dibukakan" ?&lt;br /&gt;Dimanakah Siddartha saat ini ?&lt;br /&gt;Ketika anda mengatakan "Kebenaran", Bisa tolong dijelaskan definisi Kebenaran yg anda bicarakan ?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.......................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawan, bisakah kotak yang kecil memuat kotak yang besar (bahkan tak terhingga)&lt;br /&gt;Saat kotak yang kecil (di) bilang (merasa) memuat kotak yang besar, apakah itu suatu kenyataan?&lt;br /&gt;Oleh karena itu dikatakan (digambarkan oleh kata-kata),&lt;br /&gt;‘memahami atau bukan memahami itu dari persepsi kita, bukan kebenaran’&lt;br /&gt;‘hal ini tidak dapat diperkatakan karena diluar kata-kata sebab itu hanya bisa dirasakan’&lt;br /&gt;‘bisakah yang tidak sempurna menilai yang sempurna?'&lt;br /&gt;Kawan, apakah para Buddha (menjadi Buddha) menciptakan Pantai seberang?&lt;br /&gt;Apakah sama arti kata-kata ‘ketemu pencerahan’ dengan ‘mencapai pencerahan menemukan kebenaran pantai seberang’?&lt;br /&gt;Ketika rahasia masih menjadi rahasia itu dibilang apa?&lt;br /&gt;Ketika seseorang yang belum mengetahui dibuat menjadi mengetahui sesuatu yang masih rahasia itu dibilang apa?&lt;br /&gt;Rahasia itupun tidak rahasia tetapi karena kebodohan kesesatan kita,&lt;br /&gt;yang berjalan dengan keangkuhan diri (didalam kekhayalan) (pengagungan) pada tubuh yang sementara&lt;br /&gt;Siddharta yang menjadi Buddha diam di Pantai seberang&lt;br /&gt;Siddharta sebelum menjadi Buddha hidup didalam kesementaraan (kekhayalannya) dan tubuhnya yang fana/tidak kekal&lt;br /&gt;dibilang manusia hidup dalam dunia ini, sebenarnya manusia hidup dalam dunianya (pikiran/kekhayalan) sendiri&lt;br /&gt;Kebenaran adalah kebenaran, dia yang mencapai pantai seberang hidup didalam kebenaran, sedangkan manusia mengukur kebenaran dari (persepsi) pikirannya masing-masing (yang sempit, sebatas pencerapan pikiran pengalaman jiwa dan bentukan dunia)&lt;br /&gt;Budhist bukan budhist apa bedanya?&lt;br /&gt;Ada Tuhan tiada Tuhan siapa yang tahu?&lt;br /&gt;Sedang awam masih berjalan didalam kesementaraannya (kekhayalan, kesesatannya)&lt;br /&gt;Bahkan Pantai seberangpun masih menjadi rahasia?&lt;br /&gt;Semua yang dibicarakan (awam) hanyalah permainan kata-kata&lt;br /&gt;Mereka yang berjalan diluar seperti anak nakal terhadap orang tua&lt;br /&gt;Yang menuju ke jalan dalam seperti murid dengan gurunya&lt;br /&gt;Kawan, mereka yang (telah) mengenal hati keBuddhaan/hati keTuhanan 'kan terbukakan kebenaran isi sutra-sutra,&lt;br /&gt;Seperti saat Buddha mencerahkan kasyapa, Buddha menjelaskan kepada subuti tentang bagaimana seharusnya pria maupun wanita bajik yang bertekad untuk mencapai Anuttara-samyak-sambodhi bertumpu dan mengendalikan hatinya, Avalokiteswara menjelaskan kesunyataan kepada ananda, ciri-ciri 10 tingkat kesucian (dasabhumi) bodhisattva dan rahasia-rahasia pengajaran para guru dan lain-lainnya&lt;br /&gt;Yang berjalan didalam tetapi mencari kebanggaan (keangkuhan) diri, masih bertumpu (kemelekatan) pada diri, dan hanyalah kebohongan&lt;br /&gt;Siapakah yang telah mencapai pencerahan?&lt;br /&gt;mereka yang berjalan dengan kebanggaan diri,&lt;br /&gt;atau yang menyadari kebenaran, hidup senantiasa didalam penyembahan (kepada yang benar) dan semakin merendahkan hati&lt;br /&gt;jangan sesat!, yang sesat menyatakan bahwa semua berasal dari diri.&lt;br /&gt;Kawan, semoga bisa semakin lebih menjelaskan lagi meskipun dengan kata-kata yang terbatas.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-5433619384735476311?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/5433619384735476311/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/yang-mengenal-hati-bodhi-kan-terbukakan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/5433619384735476311'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/5433619384735476311'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/yang-mengenal-hati-bodhi-kan-terbukakan.html' title='Yang mengenal hati Bodhi &apos;kan terbukakan Kebenaran'/><author><name>somecare</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-7361441378376235184</id><published>2009-01-24T13:13:00.005+07:00</published><updated>2009-01-24T13:29:56.433+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jalan Zen merujuk langsung pada tempatnya'/><title type='text'>Bukan praktek dan juga bukan dari hasil pemahaman</title><content type='html'>'Sdr. coedabgf, ada kalanya Dharma tidak dapat diterangkan secara gamblang, karena Dharma bukan teori tetapi yang dibutuhkan praktek dan pemahaman Dharma itu sendiri (pemahaman secara utuh). Kita harus paham Dharma itu juga bukan persepsi karena Dharma butuh perenungan dan pengenalan atas Dharma itu. Dari mana kita tahu bahwa kita sdh menjalankan Dharma itu sendiri, jawabannya kembali kepada diri sendiri (merujuk ke pikiran). Pikiran yang tersadarkan dapat menciptakan dunia sesuai dengan pikirannya (contoh : tidak ada yang namanya benar atau salah bagi yang telah tersadarkan)Kenapa timbul perbedaan karena adanya beda persepsi dan kepentingan saja....'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;........................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan praktek dan juga bukan hasil dari pemahaman&lt;br /&gt;Perahu (pengajaran pengetahuan yang benar) hanya digunakan untuk menuju pantai seberang&lt;br /&gt;Pada perahu hanyalah gambaran sebatas perahu, tetapi yang sebenarnya adalah pantai seberang&lt;br /&gt;Seperti Siddharta gautama mencapai pencerahannya menemukan (menyadari realitas)kebenaran pantai seberang sehingga (baru) menjadi Buddha&lt;br /&gt;Seperti juga kasyapa yang dibukakan kebenarannya oleh sang Buddha, ananda dan para suci lainnya&lt;br /&gt;Dengan jalan (zen) menuju langsung pada tempatNya, menyadari keberadaanNya dan kita hidup didalamNya&lt;br /&gt;Saat kita menyadari keberadaanNya (tersadar) dan hidup didalamNya, apakah ada lagi yang namanya teori, praktek atau pemahaman?&lt;br /&gt;Timbul perbedaan karena adanya persepsi&lt;br /&gt;Siapa yang tahu saat ini kita hanya berada didalam persepsi (kekhayalan kita sendiri), (tetapi) bukan hidup didalam Kebenaran?&lt;br /&gt;Sebab teori bukan kenyataan&lt;br /&gt;Saya, anda atau yang lainnya?&lt;br /&gt;Saat kita belum menyadari keberadaanNya (telah menjadi sadar) dan hidup didalamNya&lt;br /&gt;maka timbullah (kita hidup didalam) persepsi&lt;br /&gt;oleh sebab kemelekatan terhadap keakuan (timbul keangkuhan) merujuk hidup (mengandalkan/bertumpu) kepada (kekuatan (kemampuan)) diri sendiri sementara yang tidak kekal&lt;br /&gt;bahkan lebih-lebih lagi mengasihani diri ini (yang tidak kekal) sehingga mencari perlindungan kepada bentuk-bentuk (di) luar&lt;br /&gt;Apa yang diciptakan atau tidak diciptakan saat kita berada didalamNya (Kebenaran sejati)?&lt;br /&gt;Apa yang dipikirkan atau tidak dipikirkan saat kita berada didalamNya (Kebenaran sejati)?Sebab didalam Kebenaran itulah segala sesuatunya sudah ada (sempurna)&lt;br /&gt;Seperti para Buddha sekarang, apa yang dia pikirkan atau ciptakan atau jadikan?&lt;br /&gt;Tidak, yang ada hanyalah kasih didalamnya (para Buddha).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawan,&lt;br /&gt;Apa yang ditanya, (sudah) dijawab,&lt;br /&gt;apa yang ditanya... dijawab sempurna atau tidak sempurna sudah ditulis (dijelaskan).&lt;br /&gt;tinggal saat ini (saat kita menulis, membaca, mengutarakan (menjelaskan)), kita hidup didalam persepsi atau bukan didalam persepsi?&lt;br /&gt;sebab persepsi hanyalah persepsi bukanlah kebenaran&lt;br /&gt;teori bukanlah kenyataan&lt;br /&gt;Bagaimana kawan?&lt;br /&gt;Semoga bisa menemukan rahasianya&lt;br /&gt;Semoga bisa membantu untuk perenungan lebih dalam lagi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-7361441378376235184?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/7361441378376235184/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/sdr.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/7361441378376235184'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/7361441378376235184'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/sdr.html' title='Bukan praktek dan juga bukan dari hasil pemahaman'/><author><name>somecare</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-5736744859124960732</id><published>2009-01-24T13:04:00.003+07:00</published><updated>2009-01-24T13:12:14.308+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Didalam kebenaran sejati (DHAMMA) ada kehidupan kebenaran (hidup yang kekal dan sejati)'/><title type='text'>Apa atau siapakah yang menimbulkan perbedaan?</title><content type='html'>'Sdr. coedabgf, bawa Dharma hendaknya dipahami seutuhnya, seperti halnya kita katakan sebuah mobil, dari bagian apa yang disebut dengan mobil apa bannya, atau kemudinya, atau kursinya, atau apapun (bukan begitu kan). Karena yang disebut dengan mobil kita sadari seutuhnya itu mobil. Demikian pula dengan dharma kita harus memahami dharma secara utuh baik makrokosmos maupun mikrokosmosnya. Makrokosmos adalah hukum yang ada (tidak ada yang membuat hukum tersebut, karena memang sudah ada). Sedangkan manusia adalah mikrokosmosnya. Penyelarasan antara makrokosmos dan mikrokosmos itulah yang disebut Dharma seutuhnya (Pemurnian hati dan pikiran).Kenapa anugerah sangat sulit diterima karena anugerah identik dengan sesuatu pemberian. Kalau semuanya sdh ada lalu apa lagi yang diberi......Seperti yang dikatakan Patriach Hui Neng, kalau bersumber dari kosong apa lagi yang harus dibersihkan.....'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;......................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jawaban saya, saya berikan dalam bentuk puisi lagi :&lt;br /&gt;Dharma melingkupi semua&lt;br /&gt;dan kebenarannya hidup dalam hati kita&lt;br /&gt;tetapi kecenderungan manusia mencari pada yang ciri-ciri sementara&lt;br /&gt;sehingga timbul bentuk-bentuk (kekhayalan), pembedaan, ketidak-kekalan lalu penderitaan&lt;br /&gt;apa atau siapakah yang memiliki hidup? apakah ini bukan anugerah?&lt;br /&gt;lalu kita berpikir,&lt;br /&gt;'kenapa anugerah sangat sulit diterima karena anugerah identik dengan sesuatu pemberian. Kalau semuanya sdh ada lalu apa lagi yang diberi......?'&lt;br /&gt;(jawabannya) tidak ada lagi yang diberi atau kita cari&lt;br /&gt;karena didalam kebenaran yang sejati (DHARMA) itu ada kehidupan kebenaran (hidup yang kekal dan sejati)&lt;br /&gt;Seperti yang dikatakan Patriach Hui Neng, kalau bersumber dari kosong apa lagi yang harus dibersihkan.....&lt;br /&gt;tetapi apa dan dari siapakah yang menyebabkan timbul pembedaan?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-5736744859124960732?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/5736744859124960732/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/apa-atau-siapakah-yang-menimbulkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/5736744859124960732'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/5736744859124960732'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/apa-atau-siapakah-yang-menimbulkan.html' title='Apa atau siapakah yang menimbulkan perbedaan?'/><author><name>somecare</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-3915464168214417047</id><published>2009-01-24T12:02:00.007+07:00</published><updated>2009-01-24T13:01:31.171+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dharma/kebenaran sejati sudah ada dengan sendirinya bukan dimunculkan (oleh kita)'/><title type='text'>Apakah DHARMA/kebenaran Mutlak atau sejati/kebebasan itu dibentuk atau dimunculkan oleh kita sendiri?</title><content type='html'>Seseorang menulis :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'salam kenal sdr. coedabgf, Mencermati setiap uraian anda walaupun anda memasukkan banyak pengertian tentang ajaran Buddha, saya melihat pengertian itu masih dalam taraf kulitnya saja. Hal sebenarnya kebenaran itu di dalam diri masing masing orang, tetapi tidak semua orang dapat menyadari akan kebenaran hal itu karena masih mencari hal yang berada di luar dirinya sendiri. Tidak ada istilah anugrah karena bersumber pada diri sendiri, kenapa kalau semua hal bersumber pada anugerah berarti pilihan hidup yang seperti anda katakan tidaklah benar. Karena ajaran Buddha bersumber kebenaran atas diri sendiri maka kita tahu sendiri konsekuensi dari pilihan hidup yang kita tempuh. Kalau anda ingin mendalami ajaran Buddha hendaknya melepas kaca mata persepsi anda....Sekian semoga bermanfaat....'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;................................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang temanku jelaskan bahwa 'Hal sebenarnya kebenaran itu di dalam diri masing masing orang, tetapi tidak semua orang dapat menyadari akan kebenaran hal itu karena masih mencari hal yang berada di luar dirinya sendiri'.&lt;br /&gt;Ya.. dengan menyadari hal ini paling tidak orang tersebut sudah pada fokus yang benar, paling penting kan fokus dulu kearah yang benar seperti syair :&lt;br /&gt;Bagaikan melihat dasar kolam di air keruh&lt;br /&gt;meski air keruh, dasar tak terlihat&lt;br /&gt;tapi kuyakini adanya dasar&lt;br /&gt;menjernihkan air sangatlah susah&lt;br /&gt;bagaimana kalau (mata) tak tertuju kearah kolam????&lt;br /&gt;syair ini menjelaskan tentang fokus yang benar, kalau tidak kearah yang benar bagaimana bisa menemukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai istilah anugerah ini hanyalah beda persepsi dari sudut pandang pemahaman terhadap tanggapan dari penekanan pengajaran yang kita dapat dari pengajar-pengajar terdahulu yang mengisi pengertian-pengertian kita. Seperti anda katakan 'Karena ajaran Buddha bersumber kebenaran atas diri sendiri maka kita tahu sendiri konsekuensi dari pilihan hidup yang kita tempuh' dan 'Tidak ada istilah anugrah karena bersumber pada diri sendiri, kenapa? kalau semua hal bersumber pada anugerah berarti pilihan hidup yang seperti anda katakan tidaklah benar'&lt;br /&gt;Pertama saya mau tanyakan ada gak.. perbedaan perkataan ini : '...... bersumber kebenaran atas diri sendiri' dengan 'kebenaran (DHARMA) yang sudah ada dengan sendirinya'? (koreksi jika saya salah) kebenaran diri sendiri dalam lingkup mikro (sempit, pengalaman kejiwaan seseorang/nalar/keakuan) dan bersifat relatif (kekhayalan) tetapi DHARMA dalam lingkup berlaku keseluruhan (makro lho) dan kekal.&lt;br /&gt;Karena bersumber dari diri sendiri itulah terjadi pilihan-pilihan, terjadi pencarian-pencarian, terjadi pengembaraan-pengembaraan kehidupan, terjadi penciptaan-penciptaan bentuk-bentuk baru (kekhayalan) tetapi apakah DHARMA/kebenaran Mutlak atau sejati/kebebasan itu dibentuk atau dimunculkan oleh kita sendiri (berasal dari kita) atau memang sudah ada dengan sendirinya (dalam pengertian itu bukan kita yang buat), sudah melingkupi semua yang ada? Bila kita memandang itu sebagai anugerah fokus kita menjadi benar untuk menuju kesana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi kalau kita memandang sebagai seolah-olah itu dimunculkan atas usaha kita sendiri maka terjadi seperti yang anda katakan 'Hal sebenarnya kebenaran itu (ada) di dalam diri masing masing orang, tetapi tidak semua orang dapat menyadari akan kebenaran hal itu karena masih mencari hal yang berada di luar dirinya sendiri', bahwa sesungguhnya DHARMA/kebenaran Mutlak atau sejati/kebebasan itu sudah ada dengan sendirinya didalam hidup kita bukan dimunculkan (diciptakan) oleh kita. (Ingat syair Hui neng dan yang lain pada saat perlombaan membuat syair untuk pemilihan patriarch ke VI, apa bedanya?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Kalau dibilang itu anugerah untuk apa kamu memilih? atau berarti kita sesungguhnya hidup tidak mempunyai pilihan atau kebebasan dong karena segala sesuatunya harus tunduk kepada hukum DHARMA dan saat kita memilih diluar DHARMA kita memiliki konsekuensi yang tidak enak?'&lt;br /&gt;Jawaban saya, kita memiliki kebebasan untuk memilih tetapi hanya kebenaran sejati itulah (DHARMA) anugerah yang diberikan (ditaruh) dalam hidup kita yang membawa kepada hidup kekal.&lt;br /&gt;Ingat Siddharta gautama cari apa? Berarti dia memilih pilihan apa sehingga mencapai keBuddhaannya (tidak, bukan dia yang memunculkan), Dia mempunyai (kebebasan) pilihan (kebebasan inipun juga anugerah sebab tidak ada yang membatasi atau memaksakan pilihan) dan dia memilih apa dan konsekuensi dari pilihan itu apa (konsekuensi itu adalah akibat dari tinggal didalam (selaras) kebenaran DHARMA atau diluar kebenaran DHARMA).&lt;br /&gt;Oleh karena adanya (anugerah) Hukum kebenaran itulah kita mempunyai pilihan seperti Siddharta gautama mendapatkan obat 4 lahir tua sakit mati (ketidak-kekalan, penderitaan) didalam kehidupan kebebasan kita untuk memilih. Seperti juga persepsi ananda yang mengetahui lebih daripada yang lain semua ajaran bahkan kehidupan sang Buddha tetapi ia belum (sukar) mencapai pencerahan. Itulah persepsi ‘umum’ dari sudut pandang pengalaman mana kita melihat..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apa sih buddhisme?&lt;br /&gt;Pure heart and love, yang lain adalah ciri&lt;br /&gt;kebenaran sejati mengatasi segala hukum baik yang ada di langit, di bumi dan dibawah bumi.&lt;br /&gt;tak ada yang dimunculkan, tak ada yang tak dimunculkan&lt;br /&gt;kekal adanya melingkupi semua&lt;br /&gt;timbul konsekuensi akibat dari kekhayalan dan semua hanyalah ciri (sementara)&lt;br /&gt;dan kita bebas untuk memilih&lt;br /&gt;itu ada dimana?, itu sudah ditaruh dalam hati kita&lt;br /&gt;bukankah itu anugerah bagi kita?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-3915464168214417047?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/3915464168214417047/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/seseorang-menulis-salam-kenal-sdr.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/3915464168214417047'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/3915464168214417047'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/seseorang-menulis-salam-kenal-sdr.html' title='Apakah DHARMA/kebenaran Mutlak atau sejati/kebebasan itu dibentuk atau dimunculkan oleh kita sendiri?'/><author><name>somecare</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-9153516936709321018</id><published>2009-01-23T20:12:00.004+07:00</published><updated>2009-01-23T20:17:11.809+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dibutuhkan hati yang murni (rindu dan tulus) untuk mencari Dia'/><title type='text'>(meskipun) sedikit simpangan, semakin lama semakin sesat menjauh</title><content type='html'>Mencari dan menjalani kebenaran itu seperti grafik garis linear&lt;br /&gt;meskipun kecil memiliki gradien (m),&lt;br /&gt;semakin lama semakin besar simpangannya&lt;br /&gt;yang dibutuhkan hati yang rindu, tulus dan murni mencari Dia yang benar, yang kekal, sumber kehidupan, Kebenaran.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-9153516936709321018?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/9153516936709321018/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/meskipun-sedikit-simpangan-semakin-lama.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/9153516936709321018'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/9153516936709321018'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/meskipun-sedikit-simpangan-semakin-lama.html' title='(meskipun) sedikit simpangan, semakin lama semakin sesat menjauh'/><author><name>somecare</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-3365108812850727568</id><published>2009-01-23T19:34:00.003+07:00</published><updated>2009-01-23T20:18:03.234+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tujuan yang benar membawa kepada hasil yang benar'/><title type='text'>Untuk tujuan apa?</title><content type='html'>Sebenarnya sebelum kita melakukan meditasi, kita harus menanyakan diri kita sendiri sebenarnya kita bermeditasi untuk tujuan apa (kita mau cari apa)?.&lt;br /&gt;Pengetahuan yang benar dan baik (tepat dan nyata) berguna agar kita selalu tahu/sadar (dalam berjaga-jaga) dalam proses perjalanan yang benar pada menuju yang benar.&lt;br /&gt;Zen bukanlah kepercayaan takhayul tetapi untuk kita menyadari kehidupan kita yang benar yang berasal dari yang benar (mulia) yang kekal yang tak terlahir juga tak musnah/yang sejati (keTuhanan).&lt;br /&gt;Apakah yang terbatas dapat melihat (mengukur) yang tak terbatas? (kebenaran bisakah dicari didalam kekhayalan?).&lt;br /&gt;kita memiliki hati kebuddhaan/hati bodhi/hati ketuhanan atau yang disebut pintu/rahim kebuddhaan.&lt;br /&gt;hidup kita ini seperti kita menonton film di TV,&lt;br /&gt;film di tv adalah gambaran jiwa kita yang liar penuh dengan khayalan yang dibentuk oleh dunia,&lt;br /&gt;kita yang menonton adalah gambaran kesadaran kita untuk memutuskan apakah kita masuk larut dalam cerita film di TV atau kita menyadari sepenuhnya bahwa kita adalah pribadi mandiri yang sadar akan keberadaan kita yang sebenarnya (sebagai penonton)&lt;br /&gt;dan ada penonton-penonton lain disekeliling kita yang memberi komentar-komentar baik atau jahat.&lt;br /&gt;Meditasi -&gt; concioussness, kesadaran, kesadaran akan apa? ingat sedetik Buddha bisa menjadi manusia, manusia bisa menjadi Buddha, apakah yang membedakannya?&lt;br /&gt;bila pintu itu sudah terbuka maka kebenaran akan dibukakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam meditasi sebenarnya kita mau merenungkan dasar kehidupan kita yang benar (sumber hidup yang sejati kita)&lt;br /&gt;sehingga saat kita tahu atau bertumpu pada kehidupan (hidup) sejati kita (bukan yang palsu/jiwa kita) disitu kita menyadari bahwa sesungguhnya kehidupan kita yang sebenarnya (hidup kita yang sejati) adalah sunya, tidak ada dualisme&lt;br /&gt;dan satu hal lagi didalam keseluruhan pengalaman kesadaran yang hidup ini adalah, kesadaran kita, mata kita selalu tertuju kepada yang kekal yang hidup (Tuhan),&lt;br /&gt;dalam keadaan apa? yaitu bukan lagi dalam keadaan yang dipenuhi kebanggaan akan (kekuatan) keakuan diri tetapi memandang dengan kekaguman akan kemuliaan Tuhan.&lt;br /&gt;ketika kita memandang dengan kekaguman berarti sikap kita melakukan apa?&lt;br /&gt;meditasi bukanlah mengenai jiwa (pengalaman jiwa) kita, tetapi ini mengenai pengalaman untuk menyadari, mengalami, mengetahui hidup sejati kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;melalui konsentrasi latihan pada pernafasan kita bukan mencari yang sejati pada bentuk-bentuk kekhayalan (hasil pengalaman pengamatan jiwa kita)&lt;br /&gt;tetapi melalui latihan pernafasan keluar masuk kita menelusuri menyadari dan melatih menjaga kesadaran kita bertumpu pada (sumber) yang benar yaitu hati kehidupan kita yaitu yang disebut hati bodhi/hati keBuddhaan/hati sunya/hati keTuhanan/hati murni kita&lt;br /&gt;dan kita merenungkan keadaan sifat-sifat dasar murni kehidupan (hati suci/bodhi) kita&lt;br /&gt;bahkan saat kita sudah menyadari hati boddhi kita, kita dapat bereksperimen membedakan pengalaman 3 tubuh kita (sudah saya jelaskan dalan thread Zen) dengan kita mencubit tangan kita. sensasi apa yang muncul atas jiwa kita dan sensasi apa yang muncul pada kesadaran hati boddhi kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didalam proses pengenalan kepada yang sejati, kita mungkin mengalami berbagai rintang, yaitu mungkin dari kemelekatan dari lobha moha dosa, kekacauan, ketakutan (perasaan seram, jantung berdebar keras), sensasi tubuh yang menggelembung, yang terpecah-pecah, serasa melayang, sesak nafas serasa ada yang menindih dada atau tercekik, tarik menarik yang keras (sehingga menimbulkan sakit kepala atau pusing) untuk keluar dari trauma pengalaman jiwa yang salah (karena berusaha dengan kekuatan yang salah (jiwa) seperti ada saya tulis 'dari kekhayalan bisa ga.. menemukan kebenaran' atau ada kemalasan (yang bahkan menimbulkan sensasi bahagia atau segar yang padahal itu adalah sensasi kekhayalan jiwa bukan kesadaran sunya hati suci/boddhi kita. (apalagi yah???? akh lupa!) atau bahkan ada penghalang dari kuasa-kuasa kegelapan yang mencoba menghalangi atau bahkan mengganggu keberhasilan penembusan terang kebijaksanaan yang benar kita. (ingat hati murni/hati bodhi/hati keTuhanan kita suci, sunya, tidak ada dualisme)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nah sebelum kita melakukan latihan kita harus memiliki keyakinan dan minta perlindungan kepada yang suci.&lt;br /&gt;Setelah kita mengenal/mengetahui dan dapat bertumpu pada hati suci kita, maka kita akan semakin lebih lagi mendapat tuntunan/bimbingan/pengajaran-pengajaran oleh guru pembimbing kita (ini bukan secara jasmaniah tetapi para Buddha atau Bodhisatva yang menjadi guru kita yang biasanya menurut kesesuaian karakter kita misal lemah lembut, lemah gemulai, keras, senang pengetahuan dan sebagainya)&lt;br /&gt;pada taraf pengalaman ini kita seolah-olah memiliki 3 kepribadian yaitu dua kepribadian kita (jiwa dan kesadaran murni hati bodhi kita dan satu keperibadian terpisah dari keperibadian kita yaitu guru kita yang menuntun kepada pengetahuan menuju ke yang Benar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk mengetahui apakah benar kepribadian itu adalah berasal dari yang suci bukan dari kuasa kegelapan adalah bahwa segala sesuatu yang diajarnya tidak keluar atau menyimpang dari hukum-hukum kebenaran (DHARMA (ingat Dharma Besar bukan dharma kecil)/keTuhanan bukan meninggikan daging atau duniawi (carnal/mundane),&lt;br /&gt;apa yang dibukakan itu semua adalah tentang kebenaran atas segala sesuatunya tidak lagi merujuk pada pengagungan-pengagungan diri pribadi (ciptaan) tertentu (ingat kalau DHARMA itu ada, apakah DHARMA itu ada kebetulan?),&lt;br /&gt;bukan lagi kesaktian, yang aneh-aneh atau apalah but it is about the Truth&lt;br /&gt;dan hidup (yang tercerahkan) ini tetap adalah hidup dimana kita menjalaninya (we are in material world)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-3365108812850727568?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/3365108812850727568/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/untuk-tujuan-apa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/3365108812850727568'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/3365108812850727568'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/untuk-tujuan-apa.html' title='Untuk tujuan apa?'/><author><name>somecare</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-6971269756318855857</id><published>2009-01-23T15:15:00.008+07:00</published><updated>2009-01-23T15:32:58.628+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengetahuan kebijaksanaan kita dari kebenaran sejatikah?'/><title type='text'>Semua (masih) hanyalah kekhayalan</title><content type='html'>Mau keluar kekhayalan memakai kekhayalan&lt;br /&gt;Menyelami yang sejati (masih) terikat pada yang terkondisi&lt;br /&gt;Menilai yang Mutlak dari (keterbatasan) pengalaman persepsi kemelekatan (pada) yang sementara&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-6971269756318855857?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/6971269756318855857/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/semua-masih-hanyalah-kekhayalan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/6971269756318855857'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/6971269756318855857'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/semua-masih-hanyalah-kekhayalan.html' title='Semua (masih) hanyalah kekhayalan'/><author><name>somecare</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-6661130987433822957</id><published>2009-01-23T14:50:00.005+07:00</published><updated>2009-01-23T15:10:31.994+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mengetahui ciri yang asli dapat membedakan yang palsu'/><title type='text'>Topeng jiwa aku diri adalah bentukan dunia, bukan yang sejati</title><content type='html'>Bisakah dinilai seseorang telah dapat menembus, mengerti mencapai pengalaman pencerahan?&lt;br /&gt;saya kasih gambaran, kalau anda sudah mempunyai pengalaman (anggap saja tertinggi) pada suatu bidang misal pekerjaan, dagang atau keterampilan, saat mendengar orang bercerita tentang kemampuan dirinya yang berhubungan dengan bidang anda baik dia omong besar atau jujur, bisa ga.. anda menilai kondisi dia (sampai dimana taraf pencapaian pengetahuan (pengalaman) dia)? (main logika nih yee...)&lt;br /&gt;Begitu juga seperti sang Buddha terhadap Kasyapa, Kasyapa terhadap Ananda, dan guru-guru yang lain (Hui neng dan patriarch-patriarch lain).&lt;br /&gt;kalau tidak bisa dinilai, mengapa ada kitab-kitab pengajaran yang diturunkan sampai sekarang&lt;br /&gt;atau jangan-jangan sudah hanya menjadi cerita dongeng saja (omong doang) sekarang&lt;br /&gt;dari orang-orang dulu sampai sekarang (yang bercerita-cerita di tempat-tempat ibadah, yang bercerita-cerita di jalan-jalan, yang bercerita-cerita di forum-forum chatting&lt;br /&gt;bagaimana dengan anda dan kita semua..?&lt;br /&gt;jangan-jangan seperti orang buta menuntun orang buta&lt;br /&gt;dont be angry and keep smile&lt;br /&gt;sebab orang bijak menunjukan jalan (kebenaran), orang bodoh mempertahankan ego (keakuannya)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-6661130987433822957?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/6661130987433822957/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/bisakah-dinilai-orang-tersebut-telah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/6661130987433822957'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/6661130987433822957'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/bisakah-dinilai-orang-tersebut-telah.html' title='Topeng jiwa aku diri adalah bentukan dunia, bukan yang sejati'/><author><name>somecare</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-7065184609324016639</id><published>2009-01-23T14:11:00.014+07:00</published><updated>2009-01-23T15:41:07.666+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lepas-lepaskanlah bebaskanlah dan masuklah. Terbukalah (hati bodhiku).'/><title type='text'>Keterikatan akan apa yang dilepaskan atau ditanggalkan?</title><content type='html'>Seperti Ananda mengalami pencerahan bukan karena pengetahuannya&lt;br /&gt;saat dia menanggalkan kebanggaan (kemampuan pengetahuan) dirinya&lt;br /&gt;karena kelelahan berusaha untuk menembus kebijaksanaan pencerahan,&lt;br /&gt;memikirkan dan mencari arti menurunkan bendera&lt;br /&gt;dia menyerah menanggalkan segala sesuatunya, meletakan tubuh dan kepalanya,&lt;br /&gt;terhenyak didalam sukacita termenungannya&lt;br /&gt;mengalami realitas kebenaran keindahan kekosongan Sunya yang bebas dari dualisme dan usaha kekhayalan (kekuatan) aku diri sendiri yang fana&lt;br /&gt;dan masuk dalam pengalaman realitas pencerahan&lt;br /&gt;begitulah proses sebenarnya pada makna kata 'Om mani padme hum'&lt;br /&gt;dan 'Gate-gate paragate parasamgate bodhi svaha'&lt;br /&gt;yang diyakini hanya dengan diucapkan bibir berulang kali&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-7065184609324016639?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/7065184609324016639/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/keterikatan-akan-apa-yang-dilepaskan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/7065184609324016639'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/7065184609324016639'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/keterikatan-akan-apa-yang-dilepaskan.html' title='Keterikatan akan apa yang dilepaskan atau ditanggalkan?'/><author><name>somecare</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-1195725436823175637</id><published>2009-01-23T13:57:00.006+07:00</published><updated>2009-01-23T14:11:24.903+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kebenaran khayalan persepsi (masing-masing)'/><title type='text'>Kisah Ananda</title><content type='html'>Banyak mengetahui segala sesuatunya tentang pengajaran atau perkataan-perkataan dan kehidupan sang Guru tetapi dia belum memenuhi syarat (kesadaran pencerahan) untuk masuk dalam persamuan agung.&lt;br /&gt;begitu juga banyak dari kita. Lol.. hei jangan-jangan semuanya kita berbicara tapi kita tidak tahu apa yang kita bicarakan&lt;br /&gt;dan kita bangga bahwa kita sudah bisa membicarakan&lt;br /&gt;Wah lebih parah lagi dong seperti kisah ikan dilautan, kalau ikan bertanya dan menyatakan ketidak-tahuan, kalau kita menceritakan kisah ikan dengan kebanggaan tetapi kita sendiri tidak tahu apa itu kebenaran/zen&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-1195725436823175637?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/1195725436823175637/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/kisah-ananda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/1195725436823175637'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/1195725436823175637'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/kisah-ananda.html' title='Kisah Ananda'/><author><name>somecare</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-8966814612064648626</id><published>2009-01-23T13:32:00.005+07:00</published><updated>2009-02-01T23:10:21.439+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rahasianya adalah mengenal hati keBuddhaan/hati Bodhi'/><title type='text'>Jalan Zen</title><content type='html'>Ada orang berbakat, ada orang biasa&lt;br /&gt;Zen itu jalan untuk orang berbakat&lt;br /&gt;ingat siapa murid yang pertama kali mendapat pencerahan tentang hati kebuddhaan saat melihat Sakyamuni mencium bunga sambil tersenyum? (Kasyapa)&lt;br /&gt;Jalan umum adalah jangan berbuat jahat, perbanyaklah berbuat kebajikan, sucikan hati dan pikiran&lt;br /&gt;Jalan umum adalah kita tunduk kepada hukum kebenaran (diikat supaya kita hidup benar dan mendapatkan imbalannya - hukum karma/tabur tuai (mundane))&lt;br /&gt;tetapi orang yang sudah mendapatkan hidup didalamNya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-8966814612064648626?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/8966814612064648626/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/blog-post_23.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/8966814612064648626'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/8966814612064648626'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/blog-post_23.html' title='Jalan Zen'/><author><name>somecare</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-6491422443483123536</id><published>2009-01-23T13:21:00.004+07:00</published><updated>2009-01-23T13:36:12.515+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Yang membedakan atau membuat sukar kita memandang atau mengenal yang sejati'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kemelekatan pada ciri diri'/><title type='text'>Apakah ini sekedar mekanisme atau kebetulankah?</title><content type='html'>Ketika sang dokter gagal berusaha menghidupkan jantung, menjalankan alirkan darah di tubuh pasien?&lt;br /&gt;Jantungmu bergerak karena kesadaraan?&lt;br /&gt;Darahmu mengalir karena kesadaran?&lt;br /&gt;Sel-sel tumbuh bisa berkembang, apakah ini karena kesadaran?&lt;br /&gt;Ini beberapa contoh yang membedakan antara yang hidup dengan yang mati.&lt;br /&gt;Apa bedanya yang hidup (baik yang belum tercerahkan maupun yang sudah tercerahkan) dengan yang mati?&lt;br /&gt;Apa bedanya hidup yang telah tercerahkan dengan yang belum tercerahkan?&lt;br /&gt;Apa bedanya yang Buddha ajarkan tentang khayal dengan yang sejati?&lt;br /&gt;Apakah ada landasannya sehingga Buddha mencapai penerangan sempurna (kehidupan kekal/kebenaran mutlak bukan kekosongan kosong)?&lt;br /&gt;Jawabanmu ya terserah bae…lha…., yo wisss….!!!&lt;br /&gt;Buat teman2 yang lain inga… inga… prinsip ‘EHIPASSIKO’&lt;br /&gt;Aku sudah tulis semua, cari dan selidiki pada sutra-sutra Buddha Sakyamuni tentang pencerahan.&lt;br /&gt;Yang membedakan atau membuat sukar saat kita memandang dari luar (kemelekatan pada ciri diri) ke kemutlakan,&lt;br /&gt;tapi mudah saat kita menanggalkan keakuan ciri diri, masuk kedalam (menyadari) hidup kehidupan aku hidup sejati yang sesungguhnya (Nibanna)&lt;br /&gt;itulah mengapa umat diajar nien (Fo) sungguh-sungguh (tetapi bukan kepada figur2 rendahan lain - bahaya!!) dan meditasi pernafasan&lt;br /&gt;sehingga kita boleh dapat menyadari betapa besarnya Tuhan yang empunya hidup&lt;br /&gt;sehingga kita boleh dapat menyadari betapa mulianya Tuhan yang empunya hidup&lt;br /&gt;sehingga kita boleh menyadari betapa kasih setianya Dia Tuhan yang empunya hidup&lt;br /&gt;sehingga kita boleh dapat menyadari betapa berharganya kehidupan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-6491422443483123536?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/6491422443483123536/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/apakah-ini-sekedar-mekanisme-atau.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/6491422443483123536'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/6491422443483123536'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/apakah-ini-sekedar-mekanisme-atau.html' title='Apakah ini sekedar mekanisme atau kebetulankah?'/><author><name>somecare</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-7662784072211240241</id><published>2009-01-22T15:46:00.023+07:00</published><updated>2009-01-22T16:36:35.465+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nihilisme dan Sunya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dualisme (bentuk)'/><title type='text'>Kebingungan pemahaman kesadaran Sunya dengan antara kekosongan faham materialisme dan kosong nihilisme karena (masih) keterikatan keakuan fana</title><content type='html'>ketika seorang teman mengatakan :&lt;br /&gt;'kata-kata adalah kosong..karena hanya merupakan gabungan dari bunyi dan suara2..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kondisiku sekarang ya tetep dalam keterkondisian yg terus mengalami perubahan dan belum merasakan keseimbangan batin..&lt;br /&gt;aku melihat apa..?? kekosongan..hanya sebuah gabungan unsur-unsur fisik yg disusun dan difungsikan menjadi monitor..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kebijaksanaan..?? kosong..masalahnya apa yg mesti dinilai sebagai kebijaksanaan..klo tempat munculnya kebijaksanaan dan penilaian pada kebijaksanaan itu sendiri hanya merupakan kesepakatan..kosong.., dibentuk dari..?? kekosongan.. '&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.......................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nak sekarang apa yang kau kerjakan?&lt;br /&gt;cita-citamu setinggi apa?&lt;br /&gt;Nak kau hidup oleh apa?&lt;br /&gt;Bila hidupmu dibilang kosong (berasal dari kekosongan),&lt;br /&gt;Bila hidupmu ada hanya oleh karena skandha (kekhayalan) dalam dunia, mengapa kau sangat berharga?&lt;br /&gt;Bahkan lebih (berharga) daripada harta di dunia&lt;br /&gt;Umat bahkan, banyak orang-orang luar biasa bahkan yang lebih baik daripada kau yang lagi menceloteh (seolah-olah mengerti) kebenaran dan mereka seperti mu&lt;br /&gt;Karena mereka hanya mengenal nama dan rupa&lt;br /&gt;Dan segala sesuatu hanya diukur oleh skandha nama dan rupa&lt;br /&gt;Untungnya semua kita diberi hati yang penuh kasih&lt;br /&gt;Sehingga kita memiliki keberhargaan sebagi makhluk yang hidup&lt;br /&gt;Kalau tidak ada, apa bedanya kau (dengan skandhamu) dengan sehelai kertas (kebendaan).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-7662784072211240241?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/7662784072211240241/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/bilang-kosong-tapi-sebenarnya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/7662784072211240241'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/7662784072211240241'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/bilang-kosong-tapi-sebenarnya.html' title='Kebingungan pemahaman kesadaran Sunya dengan antara kekosongan faham materialisme dan kosong nihilisme karena (masih) keterikatan keakuan fana'/><author><name>somecare</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-8723709489842448866</id><published>2009-01-22T15:38:00.003+07:00</published><updated>2009-01-22T15:46:29.927+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hidup menurut daging'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='(kita) hidup dibawah hukum'/><title type='text'>Daging, keakuan daging</title><content type='html'>timbulnya tanha bersumber (berasal) dari apa?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-8723709489842448866?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/8723709489842448866/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/daging-keakuan-daging.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/8723709489842448866'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/8723709489842448866'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/daging-keakuan-daging.html' title='Daging, keakuan daging'/><author><name>somecare</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-1507211919416973553</id><published>2009-01-22T15:27:00.007+07:00</published><updated>2009-01-24T17:26:30.595+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fenomena tidak fenomena'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='yang tercerahkan hidup dalam Sunya'/><title type='text'>Dualisme ada pada awam, tetapi yang tercerahkan hidup didalam kesunyaan</title><content type='html'>Seorang kawan menanyakan : "bagaimana bisa ada dalam kemutlakan klo masih keikat dgn istilah "HIDUP/MATI"&lt;br /&gt;.........................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga di antara orang duniawi, siswa Sang Buddha Yang Maha Sempurna, bersinar menerangi dunia yang gelap ini dengan kebijaksanaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jika hati makhluk hidup masih melekat pada ciri, maka mereka selalu terikat pada ciri yang membedakan keakuan, manusia, makhluk hidup, dan kehidupan&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;Untuk alasan itulah, engkau tidak boleh terikat pada Dharma, juga pada bukan Dharma.&lt;br /&gt;Mengenai prinsip itu, Tathagata sering berkata:"Kalian para bhiksu harus mengerti bahwa Dharma yang Kuuraikan adalah bagaikan rakit. Bahkan Dharma sekalipun harus dilepaskan, apalagi yang bukanDharma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhuti, bagaimana pendapatmu? Jika ada orang yang mengatakan bahwa Tathagatha mempunyai pikiran : "Aku akan membebaskan semua makhluk hidup".&lt;br /&gt;Subhuti, jangan mempunyai pikiran demikian. Mengapa?&lt;br /&gt;Karena sebenarnya tidak ada makhluk hidup yang dibebaskan oleh Tathagatha.&lt;br /&gt;Jika ada makhluk hidup yang dibebaskan oleh Tathagatha, maka Tathagatha akan mempunyai konsepsi keakuan, manusia, makhluk hidup, dan kehidupan.&lt;br /&gt;Subhuti, keberadaan konsepsi keakuan dikatakan oleh Tathagatha sebagai bukan keberadaan konsepsi diri tetapi orang awam menganggapnya sebagai keberadaan konsepsi keakuan. Subhuti, orang awam dikatakan oleh Tathagatha sebagai bukan orang awam. Oleh sebab itu dinamakan orang awam."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-1507211919416973553?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/1507211919416973553/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/dualisme-ada-pada-awam-tetapi-yang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/1507211919416973553'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/1507211919416973553'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/dualisme-ada-pada-awam-tetapi-yang.html' title='Dualisme ada pada awam, tetapi yang tercerahkan hidup didalam kesunyaan'/><author><name>somecare</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-7016990740547114021</id><published>2009-01-22T15:14:00.006+07:00</published><updated>2009-01-22T15:37:41.111+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nibanna untuk masuk ke kondisi kekekalan'/><title type='text'>Nibanna, bebas dari kekhayalan aku diri apalagi ketakhayulan</title><content type='html'>Seseorang teman menanyakan : "bagaimana bisa buddha mengajarkan kehidupan kekal..??"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;............................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kalau tidak ada yang Mutlak/keMutlakan&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;'Ketahuilah para Bhikkhu bahwa ada sesuatu Yang Tidak Dilahirkan, Yang Tidak Menjelma, Yang Tidak Tercipta, Yang Mutlak. Duhai para Bhikkhu, apabila Tidak ada Yang Tidak Dilahirkan, Yang Tidak Menjelma, Yang Tidak Diciptakan, Yang Mutlak, maka tidak akan mungkin kita dapat bebas dari kelahiran, penjelmaan, pembentukan, pemunculan dari sebab yang lalu. Tetapi para Bhikkhu, karena ada Yang Tidak Dilahirkan, Yang Tidak Menjelma, Yang Tidak Tercipta, Yang Mutlak, maka ada kemungkinan untuk bebas dari kelahiran, penjelmaan, pembentukan, pemunculan dari sebab yang lalu.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Yama dan dewa dan alam-alam kehidupan (dunia) bukanlah yang Mutlak.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Seorang Sekha (siswa yang masih berlatih) akan menaklukkan dunia ini beserta alam Yama dan alam Dewa. Seorang siswa yang masih berlatih ini akan menyelidiki jalan kebajikan yang telah diajarkan dengan jelas, seperti seorang perangkai bunga yang pandai memilih bunga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kondisi/keadaan Nibbana.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Diantara umat manusia hanya sedikit yang dapat mencapai pantai seberang, sebagian besar hanya berjalan hilir mudik di tepi sebelah sini.&lt;br /&gt;Orang yang telah bebas dari ketahyulan, yang telah mengerti keadaan tak tercipta (nibbana), yang telah memutuskan semua ikatan (tumimbal lahir) yang telah mengakhiri kesempatan (baik dan jahat), yang telah menyingkirkan semua nafsu keinginan, maka sesungguhnya ia adalah orang yang paling mulia.&lt;br /&gt;Dengan melalui banyak kelahiran aku telah mengembara dalam samsara (siklus kehidupan). Terus mencari, namun tidak kutemukan pembuat rumah ini. Sungguh menyakitkan kelahiran yang berulang-ulang ini.&lt;br /&gt;O, pembuat rumah, engkau telah ku lihat, engkau tak dapat membangun rumah lagi. Seluruh atapmu telah runtuh dan tiangmu belandarmu telah patah. Sekarang batinku telah mencapai `Keadaan tak Berkondisi (Nibbana)`. Pencapaian ini merupakan akhir daripada nafsu keinginan.&lt;br /&gt;Tiada api yang menyamai nafsu; tiada kejahatan yang menyamai kebencian; tiada penderitaan yang menyamai kelompok kehidupan (khandha); dan tiada kebahagiaan yang lebih tinggi daripada `Kedamaian Abadi` (nibbana).&lt;br /&gt;Kelaparan merupakan penyakit yang paling berat. Segala sesuatu yang berkondisi merupakan penderitaan yang paling besar. Setelah mengetahui hal ini sebagaimana adanya, orang bijaksana memahami bahwa nibbana merupakan kebahagiaan tertinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tujuan akhir kehidupan kembali ke sumbernya (yang Mutlak).&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bisa tersesat yaitu bila (mengejar/mengikuti) khayal, dan yang parah (melekat pada) takhayul)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara umat manusia hanya sedikit yang dapat mencapai pantai seberang, sebagian besar hanya berjalan hilir mudik di tepi sebelah sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Khayal :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tiada api yang menyamai nafsu; tiada kejahatan yang menyamai kebencian; tiada penderitaan yang menyamai kelompok kehidupan (khandha); dan tiada kebahagiaan yang lebih tinggi daripada `Kedamaian Abadi` (nibbana).&lt;br /&gt;Kelaparan merupakan penyakit yang paling berat. Segala sesuatu yang berkondisi merupakan penderitaan yang paling besar. Setelah mengetahui hal ini sebagaimana adanya, orang bijaksana memahami bahwa nibbana merupakan kebahagiaan tertinggi.&lt;br /&gt;Dengan melalui banyak kelahiran aku telah mengembara dalam samsara (siklus kehidupan). Terus mencari, namun tidak kutemukan pembuat rumah ini. Sungguh menyakitkan kelahiran yang berulang-ulang ini.&lt;br /&gt;O, pembuat rumah, engkau telah ku lihat, engkau tak dapat membangun rumah lagi. Seluruh atapmu telah runtuh dan tiangmu belandarmu telah patah. Sekarang batinku telah mencapai `Keadaan tak Berkondisi (Nibbana)`. Pencapaian ini merupakan akhir daripada nafsu keinginan.&lt;br /&gt;Tinggalkan apa yang telah lalu, yang akan datang maupun sekarang (kemelekatan terhadap lima kelompok kehidupan) dan capailah "Pantai Seberang" (nibbana). Dengan pikiran yang telah bebas dari segala sesuatu, maka engkau tak akan mengalami kelahiran dan kelapukan lagi.&lt;br /&gt;Apabila seseorang tidak lagi melekat pada konsepsi "aku" atau "milikku", baik yang berkenaan dengan batin maupun jasmani, dan tidak bersedih terhadap apa yang tidak dimilikinya, maka orang seperti itu layak disebut bhikkhu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Takhayul &lt;/strong&gt;:&lt;br /&gt;Orang yang telah bebas dari ketahyulan, yang telah mengerti keadaan tak tercipta (nibbana), yang telah memutuskan semua ikatan (tumimbal lahir) yang telah mengakhiri kesempatan (baik dan jahat), yang telah menyingkirkan semua nafsu keinginan, maka sesungguhnya ia adalah orang yang paling mulia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pengenalan akan yang Mutlak&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;Tahap/dimensi 1 : Hati yang murni dan kasih (pintu gerbang keBuddhaan/keTuhanan)&lt;br /&gt;Tahap/dimensi 2 : Masuk dalam kondisi yang Mutlak (Nibanna)&lt;br /&gt;Tahap/dimensi 3 : Hidup didalam sifat yang Mutlak&lt;br /&gt;Terakhir : Pada akhirnya pengenalan kepada yang Mutlak (pribadi).&lt;br /&gt;Kita sudah sampai atau berada ditahap mana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Ketahuilah para Bhikkhu bahwa ada sesuatu Yang Tidak Dilahirkan, Yang Tidak Menjelma, Yang Tidak Tercipta, Yang Mutlak. Duhai para Bhikkhu, apabila Tidak ada Yang Tidak Dilahirkan, Yang Tidak Menjelma, Yang Tidak Diciptakan, Yang Mutlak, maka tidak akan mungkin kita dapat bebas dari kelahiran, penjelmaan, pembentukan, pemunculan dari sebab yang lalu. Tetapi para Bhikkhu, karena ada Yang Tidak Dilahirkan, Yang Tidak Menjelma, Yang Tidak Tercipta, Yang Mutlak, maka ada kemungkinan untuk bebas dari kelahiran, penjelmaan, pembentukan, pemunculan dari sebab yang lalu.'&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-7016990740547114021?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/7016990740547114021/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/nibanna-bebas-dari-kekhayalan-aku-diri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/7016990740547114021'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/7016990740547114021'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/nibanna-bebas-dari-kekhayalan-aku-diri.html' title='Nibanna, bebas dari kekhayalan aku diri apalagi ketakhayulan'/><author><name>somecare</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-7611004953467024207</id><published>2009-01-22T15:07:00.002+07:00</published><updated>2009-01-22T15:11:57.184+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hidup kekal adalah mengenal yang Mutlak (The Truth/Tuhan)'/><title type='text'>Which way?</title><content type='html'>Hidup kekal adalah mengenal yang Mutlak (The Truth/Tuhan)&lt;br /&gt;hanya melalui Dia, kita dapat kembali ke tempat Tahta suci yang sama&lt;br /&gt;Apakah sesungguhnya kebijaksanaan itu?&lt;br /&gt;Sejak purba, siapakah mereka yang meninggalkan dunia disebut orang pemenang?&lt;br /&gt;Pengenalan itu adalah pencarian teragung dalam hidup&lt;br /&gt;Tanpa pengenalan itu, hidup belumlah dimulai&lt;br /&gt;ciri kekal kebenaran yang Mutlak antara lain (mengandung) kasih, kebenaran, kesucian dan kemuliaan dan kehidupan dan kesetiaan&lt;br /&gt;bukan jalan yang merendahkan sifat-sifat luhur manusia yang berakhir kepada kebinasaan&lt;br /&gt;sebab yang berasal dari (kuasa) dunia (yang) merendahkan sifat-sifat luhur (keTuhanan) manusia&lt;br /&gt;so apakah kebijaksanaan itu?&lt;br /&gt;Pengenalan akan Dia merupakan pengetahuan terbesar dari segalanya.&lt;br /&gt;Uhm…. Mulutku dan hatiku memuji-muji kebesaranNya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-7611004953467024207?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/7611004953467024207/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/which-way.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/7611004953467024207'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/7611004953467024207'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/which-way.html' title='Which way?'/><author><name>somecare</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-7585456970343786671</id><published>2009-01-18T18:13:00.003+07:00</published><updated>2009-01-22T15:06:37.244+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Apa itu &apos;Sunya&apos;?'/><title type='text'>Ghata-ghata - Pengajaran Buddha tentang pencerahan</title><content type='html'>Pada saat itu Yang Dijunjungi mengucapkan suatu gatha yang berbunyi :&lt;br /&gt;Barang siapa melihat-Ku dalam wujud,&lt;br /&gt;Barang siapa mencari-Ku dalam suara,&lt;br /&gt;Dia mempraktekkan jalan menyimpang,&lt;br /&gt;Dan tidak dapat melihat Hyang Tathagatha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhuti, engkau mungkin mempunyai pikiran bahwa Tahagatha tidak memperoleh Anuttara-samyak-sambodhi dengan cara penyempurnaan ciri.&lt;br /&gt;Subhuti, jangan berpikiran bahwa Tathagatha tidak memperoleh Anuttara-samyak-sambodhi dengan cara penyempurnaan ciri.&lt;br /&gt;Subhuti, engkau tidak boleh berpikiran bahwa mereka yang telah bertekad mencapai Anuttara-samyak-sambodhi berarti penghancuran semua Dharma.&lt;br /&gt;Jangan berpikir demikian!&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc66cc;"&gt;&lt;strong&gt;Mereka yang telah bertekad mencapai Anuttara-samyak-sambodhi bukan berarti penghancuran semua ciri pada akhirnya&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhuti, bagaimana pendapatmu? Jika ada orang yang mengatakan bahwa Tathagatha mempunyai pikiran : "Aku akan membebaskan semua makhluk hidup".&lt;br /&gt;Subhuti, jangan mempunyai pikiran demikian. Mengapa?&lt;br /&gt;Karena sebenarnya tidak ada makhluk hidup yang dibebaskan oleh Tathagatha.&lt;br /&gt;Jika ada makhluk hidup yang dibebaskan oleh Tathagatha, maka Tathagatha akan mempunyai konsepsi keakuan, manusia, makhluk hidup, dan kehidupan.&lt;br /&gt;Subhuti, &lt;strong&gt;keberadaan konsepsi keakuan dikatakan oleh Tathagatha&lt;/strong&gt; &lt;span style="color:#cc66cc;"&gt;&lt;strong&gt;sebagai bukan keberadaan konsepsi diri&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;tetapi orang awam menganggapnya&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff6666;"&gt;sebagai keberadaan konsepsi keakuan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;Subhuti, orang awam dikatakan oleh Tathagatha sebagai bukan orang awam. Oleh sebab itu dinamakan orang awam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhuti, janganlah mengatakan Tathagatha punya pikiran "Aku telah membabarkan Dharma." Janganlah berpikir begitu. Apa sebabnya?&lt;br /&gt;Jika seseorang mengatakan bahwa Tathagatha telah membabarkan Dharma dia menghina Hyang Buddha disebabkan oleh ketidakmampuannya untuk mengerti apa yang kukatakan.&lt;br /&gt;Subhuti, &lt;span style="color:#cc66cc;"&gt;&lt;strong&gt;di dalam Dharma yang dibabarkan sebenarnya tidak ada Dharma yang bisa dibabarkan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;, &lt;strong&gt;oleh sebab itu disebut Dharma yang dibabarkan&lt;/strong&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-7585456970343786671?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/7585456970343786671/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/ghata-ghata-pengajaran-buddha-tentang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/7585456970343786671'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/7585456970343786671'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/ghata-ghata-pengajaran-buddha-tentang.html' title='Ghata-ghata - Pengajaran Buddha tentang pencerahan'/><author><name>somecare</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-4288063760195702669</id><published>2009-01-18T18:09:00.008+07:00</published><updated>2009-01-22T14:55:21.424+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kita masing-masing adalah ciptaan yang (memiliki ciri-ciri) unik'/><title type='text'>Keberadaan yang tercerahkan berbeda dengan aku yang masih tercekat. (Keberadaan kehidupan dengan karakter-karakter uniknya tidak lenyap)</title><content type='html'>kalau aku bilang 'sampai sekarangpun juga para Buddha masih mengajar'? siapa yang percaya?&lt;br /&gt;dan kalau aku bilang lagi : "mereka (para Buddha) (bertugas) mengajar menurut kesesuaian karakter, antara mereka (para Buddha) dengan umat (bukan umat jalan luar, tetapi para calon Buddha)?&lt;br /&gt;ada kehidupan, ada perbuatan (kehendak), ada kesadaran (tentang hidup), ada karakter (kumpulan ciri-ciri/sifat-sifat unik pada kehidupan), itu dibilang apa? siapa yang percaya?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-4288063760195702669?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/4288063760195702669/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/keberadaan-yang-tercerahkan-berbeda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/4288063760195702669'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/4288063760195702669'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/keberadaan-yang-tercerahkan-berbeda.html' title='Keberadaan yang tercerahkan berbeda dengan aku yang masih tercekat. (Keberadaan kehidupan dengan karakter-karakter uniknya tidak lenyap)'/><author><name>somecare</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-8956155986756987175</id><published>2009-01-18T18:08:00.006+07:00</published><updated>2009-01-22T14:43:04.062+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Siapakah yang (lagi) memandang?'/><title type='text'>Sunya, kosong dari ciri keakuan fana tetapi bukan nihilisme</title><content type='html'>kalo para Buddha itu berada di alam apa?&lt;br /&gt;mengapa mereka tetap memiliki panggilan (nama)?&lt;br /&gt;dan mereka mendengar saat nama mereka disebut oleh umat&lt;br /&gt;dan mereka tetap tergerak selalu untuk menyebrangkan umat&lt;br /&gt;dan yang terutama selalu memiliki kasih, sifat yang Mutlak (keTuhanan)&lt;br /&gt;yang tanpa rupa dan bebas dari hawa nafsu itu suatu kondisi,&lt;br /&gt;tapi bukan kondisi dari yang tidak kekal tapi ciri dari kondisi yang Mutlak, (mereka) yang tercerahkan,&lt;br /&gt;pribadi itu tetap ada,&lt;br /&gt;kosong itu bukan kosong nyata (menjadi kosong belaka/nihil)&lt;br /&gt;sebab bukan pada yang mutlaklah ada ketidak-kekalan&lt;br /&gt;sehingga kita harus menanggalkan (keakuan) aku diri (kahyal) ini&lt;br /&gt;ada pengajaran (ciri2 aku dan menanggalkan keakuan yang dijelaskan) itu untuk umat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sama seperti kasus pertanyaan gambaran pikiran kita, dimana seseorang menyatakan : 'Sdr. coedabgf, apa yang saya katakan keseimbangan antara pikiran dan rasa yaitu keseimbangan antara otak kiri dan otak kanan. Kebanyakan orang meyakini sesuatu tanpa dasar yang kuat (yang bekerja otak kanan) yang dapat menimbulkan fanatik, ada meyakini sesuatu dengan fakta dan bukti (yang bekerja otak kiri) yang dapat menimbulkan kesombongan (keakuan).',&lt;br /&gt;itu pikiran dari sebelah mana (tapi bukan pengertian otak kiri atau kanan)?&lt;br /&gt;itu pikiran yang saya sebut (pikiran) dari sebelah luar,&lt;br /&gt;seperti pendapat-pendapat atau pandangan tentang nihilisme atau dualisme dari ketidak-kekalan atau tentang kebendaan seperti yang sudah saya jelaskan,&lt;br /&gt;dimana umat (sebelah luar) tetap terjebak mempertentangkannya&lt;br /&gt;bahkan saat menyatakan tentang konsep anatta atau bahkan (kebenaran) yang Mutlak&lt;br /&gt;sebab semua (pandangan/pemikiran) (berasal) berdasarkan dari suatu pandangan pengalaman/pencerapan dari aku yang berkondisi khayal&lt;br /&gt;jadi pikiran yang benar itu pikiran yang mana?&lt;br /&gt;yaitu pikiran yang tanpa aku (menanggalkan/tidak bertumpu pada aku (diri yang khayal)), yang tertuju, bertumpu menundukkan dirinya dan hidup dari/dalam kebenaran sejati (DHAMMA/KeTuhanan)&lt;br /&gt;sehingga kita dengan kondisi pikiran yang ditundukan (dan hidup, melekat/bertumpu) kepada (sifat) yang Mutlak, kita boleh/dapat merasakan keberadaan-Nya&lt;br /&gt;so, pikiran manusia siapakah yang dapat menyelami keMutlakan?&lt;br /&gt;umat (sebelah luar) atau mereka yang tercerahkan (yang berjalan disebelah dalam)?&lt;br /&gt;dan teman tersebut kembali menyatakan : 'sdr. coedabgf, skr anda dapat melihat bahwa konsep Tuhan dalam agama Buddha berlainan dengan konsep Tuhan dalam agama yang lain.'&lt;br /&gt;so, saya menanyakan, dari sudut pandang pikiran sebelah manakah (seperti yang sudah saya jelaskan) kita melihat?&lt;br /&gt;cuma itu bedanya....!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-8956155986756987175?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/8956155986756987175/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/sunya-kosong-dari-ciri-keakuan-fana.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/8956155986756987175'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/8956155986756987175'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/sunya-kosong-dari-ciri-keakuan-fana.html' title='Sunya, kosong dari ciri keakuan fana tetapi bukan nihilisme'/><author><name>somecare</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-6007329343281250201</id><published>2009-01-18T17:10:00.006+07:00</published><updated>2009-01-21T14:20:09.890+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='for a future and a hope'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Toughts of peace and not of evil'/><title type='text'>We have freewill</title><content type='html'>Seseorang menyatakan : ‘tuhan menurut saya adalah bentuk penyederhanaan dari sesuatu yang tidak kita ketahui’&lt;br /&gt;Pikiran (yang berasal dari) siapakah/manakah yang menyederhanakan itu?&lt;br /&gt;yang patut diingat adalah bahwa pikiran daging kita bukan yang sejati (kebenaran sempurna) tetapi selalu melekat (selalu bertumpu, tertuju, memuaskan dan meninggikan) pada aku keakuan daging yang tidak sempurna, ketidaksempurnaan&lt;br /&gt;Pikiran yang benar itu pikiran yang mana?&lt;br /&gt;Pikiran aku menurut kebijakan manusia atau pikiran yang telah membebaskan atau tanpa aku daging (menanggalkan keakuan aku) yang menundukkan dirinya kepada kebenaran sejati (DHAMMA/KeTuhanan)&lt;br /&gt;Seperti pandangan seseorang yang mempertanyakan tentang kebebasan yang dari Tuhan&lt;br /&gt;Sesungguhnya (kita) semua memiliki kebebasan dan memiliki konsekuensinya dari pilihan bebas manusia, tetapi kehidupan, keselamatan dan kebenaran sejati ada didalam kebenaran sejati (DHAMMA/KeTuhanan)&lt;br /&gt;Sehingga orang tersebut memperkatakan dengan salah membela kebenaran pandangannya tentang : ‘Kita tidak akan berbuat atas dasar kebebasan kehendak kita, akan tetapi kita berbuat atas dasar apa yang telah Tuhan tentukan.’&lt;br /&gt;sehingga kutanyakan lagi pandangan ini berasal dari pikiran sebelah mana atau siapakah itu (kemelekatan atas apa juga) ?&lt;br /&gt;Bukan seperti itu jawabanku,&lt;br /&gt;tetapi sesungguhnya kita diberi kehendak bebas, dua pilihan kehendak bebas yaitu untuk tidak memilih dan satu lagi ini yang menunjukkan kemulian Dia yang Mutlak yaitu kita untuk membuktikan dan mengalami hidup didalamnya, kebenaran-Nya&lt;br /&gt;itu bukan paksaan, dan semua (kekuatan) yang bekerja itu kasih&lt;br /&gt;sebab kehidupan, keselamatan, kepenuhan kelimpahan dan kebenaran sejati ada didalam kebenaran sejati (DHAMMA/KeTuhanan)&lt;br /&gt;Jalan hidup seseorang yang diistilahkan takdir (menurut perkataan manusia) sebenarnya ditentukan oleh manusia adalah bukan ulah Tuhan,&lt;br /&gt;tetapi sesungguhnya takdir/rancangan yang sempurna yang dari Tuhan itulah yang disediakan bagi kita yang hidup didalam/menurut kebenaranNya&lt;br /&gt;so ditanyakan lagi 'mengapa banyak penderitaan?', itu adalah (bukti) hasil dari kebebasan pilihan kita&lt;br /&gt;Siapakah yang (menanti-nantikan dengan jasmaniah/carnal) dapat melihat mukjizat Tuhan?&lt;br /&gt;tetapi orang yang berjalan didalam (kebenaran)Nya, selalu memuliakan Dia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbicara tentang mukjizat,&lt;br /&gt;Semua hal yang dari Tuhan tentang perkara yang benar,&lt;br /&gt;bukan yang bersifat kedagingan/hawa nafsu atau perkara yang salah&lt;br /&gt;kebetulankah kuasa yang mengatur/menopang segala hukum keteraturan pergerakan seluruh isi alam semesta?&lt;br /&gt;Apakah dewa-dewa atau penghuni dunia yang lain?&lt;br /&gt;Sedangkan semua juga dibawah kuasa hukum keteraturan atas segala sesuatunya&lt;br /&gt;bahkan para Buddhapun tunduk kepada kebenaran sejati DHARMA/KeTuhanan&lt;br /&gt;dulu saat hati masih lugu, orang modern hanya tahu istilah pandai IQ&lt;br /&gt;kemudian berkembang bahwa manusia perlu dikembangkan EQ&lt;br /&gt;dan kemudian SQ&lt;br /&gt;tetapi kebanyakan semua bersumber dari pengetahuan new age,&lt;br /&gt;hanya mengisi (membentuk) pikiran (keyakinan positif) memuaskan (meneguhkan,menenangkan) hati,&lt;br /&gt;hanya bertumpu pada kekuatan (pikiran) sendiri atau bahkan lain pribadi&lt;br /&gt;tetapi bukan/tidak mencari pada yang Mutlak&lt;br /&gt;sebab kehidupan, keselamatan, kepenuhan kelimpahan damai sejahtera dan kebenaran sempurna ada didalam kebenaran sejati (DHAMMA/KeTuhanan)&lt;br /&gt;bagaimanakah dunia bila manusia hilang sifat dasar keTuhanannya (kuasa kehidupan kebenarannya)?&lt;br /&gt;Sedangkan masih ada pengajaran, tetapi dunia semakin rusak, oleh kebodohan (kegelapan), keserakahan dan kemarahan (kebencian).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-6007329343281250201?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/6007329343281250201/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/we-have-freewill.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/6007329343281250201'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/6007329343281250201'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/we-have-freewill.html' title='We have freewill'/><author><name>somecare</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-4996726961310784545</id><published>2009-01-18T17:04:00.002+07:00</published><updated>2009-01-18T17:07:38.288+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Heart or mind?'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='The Truth'/><title type='text'>Itu mengenai hati atau pikiran?</title><content type='html'>'Dgn cara apa anda membuktikan adanya pribadi ........???'&lt;br /&gt;berbicara mengenai kebenaran sejati, itu mengenai pikiran atau hati?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-4996726961310784545?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/4996726961310784545/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/itu-mengenai-hati-atau-pikiran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/4996726961310784545'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/4996726961310784545'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/itu-mengenai-hati-atau-pikiran.html' title='Itu mengenai hati atau pikiran?'/><author><name>somecare</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-1964635140980591435</id><published>2009-01-18T16:31:00.005+07:00</published><updated>2009-01-18T17:04:03.303+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Grace of God'/><title type='text'>Besar Anugerah-Mu</title><content type='html'>Apa bedanya orang yang hidup melekat kepada keduniawian (atau masih berjalan mengandalkan kekuatan diri sediri) dengan mereka yang berjalan mendekat (atau hidup tinggal diam didalam) kepada (kondisi, sifat, pribadi) yang Mutlak itu?&lt;br /&gt;hati yang keras adakah bisa mengucap syukur?&lt;br /&gt;bahkan untuk segala kebaikan yang kecil?&lt;br /&gt;jadi kalau terjadi pengrusakan, kekacauan, kehancuran dan sebagainya yang tidak baik, apakah itu akibat human error atau karena yang Mutlak (GOD)?&lt;br /&gt;adakah sempurna kebaikannya, orang yang mengandalkan kekuatan yang bersumber dari (keangkuhan) diri sendiri (keakuan)?&lt;br /&gt;orang benar sejak dulu kala menderita atau bahkan mati karena keyakinannya (didalam kebenarannya) dan (mereka) berjalan didalam kasih.&lt;br /&gt;So, apakah kerusakan, kehancuran, penderitaan karena yang Mutlak (GOD), atau sesungguhnya siapa penganiaya siapa?&lt;br /&gt;bukan hanya umat yang satu dengan umat yang lain, tetapi sesama saudarapun, orang benar bisa teraniaya.&lt;br /&gt;inilah kisah pendek dariku tentang jalan (di)dunia he..he..he...!&lt;br /&gt;bersyukur kalau (hati) kita masih memiliki kasih&lt;br /&gt;sebab Tuhan itu kasih&lt;br /&gt;kalau tidak, betapa gelapnya dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---------------&lt;br /&gt;and i heard song, and my heart singing&lt;br /&gt;'ku ada, sebagai mana ku ada&lt;br /&gt;ku hidup dalam s'gala kelimpahan&lt;br /&gt;semua karena Anugerah-MU&lt;br /&gt;tercurah bagiku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;besar Anugerah-MU&lt;br /&gt;berlimpah bagiku&lt;br /&gt;semakin hari, semakin bertambah&lt;br /&gt;besar Anugerah-Mu'&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-1964635140980591435?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/1964635140980591435/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/besar-anugerah-mu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/1964635140980591435'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/1964635140980591435'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/besar-anugerah-mu.html' title='Besar Anugerah-Mu'/><author><name>somecare</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-6282525684457627082</id><published>2009-01-18T11:55:00.010+07:00</published><updated>2009-01-18T12:13:03.375+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='God Almighty'/><title type='text'>Tunduk kepada tuan-tuan dunia, menjadi korban tipuan kemudian menjadi pelaku</title><content type='html'>Mengharapkan kebaikan, mempersalahkan Tuhan&lt;br /&gt;sedang kita melekat pada yang tidak kekal&lt;br /&gt;ada ular, kodok, anjing. harimau, naga dan lain-lain yang berbentuk mulia tetapi terbungkus kesesatan (jiwa)&lt;br /&gt;kalau manusia melekat (bertumpu dan menyembah pada yang benar) pada tempat (dimana bertahta roh kehidupan) yang benar&lt;br /&gt;sekali bisa menjadi Buddha&lt;br /&gt;tetapi melekat pada yang sesat dan tidak kekal dan bukan pemilik kehidupan&lt;br /&gt;akankah kita merendahkan anugerah hidup kita saat ini yang telah (kita) diterima?&lt;br /&gt;saat dunia diberi hitungan waktu untuk dihentikan oleh pemilik dan semua akan menerima upah&lt;br /&gt;langkah siapakah (mahkluk-makhluk di seluruh alam semesta) yang terpendek untuk bertobat dan menerima keselamatan?&lt;br /&gt;seperti Bapa sayang anak-anakNya, demikianlah Tuhan menyayangi kita&lt;br /&gt;tetapi kita menghamba pada tuan yang (masih) sesat tidak sempurna yang tidak kekal,&lt;br /&gt;dari ketidak-kekalan menghasilkan toreh sakit pada jiwa yang tidak kekal&lt;br /&gt;dimana pada akhirnya keserakahan dan kebencian (dan menjadi kebodohan) semakin bertumpuk (yang menimbulkan kekejian)&lt;br /&gt;(seperti kita) dan bahkan kita menunjuk-nunjuk Tuhan atas kemalangan demi kemalangan dalam hidup kita&lt;br /&gt;dan dengan pongahnya menentang Dia&lt;br /&gt;bagaimanakah yang tidak sempurna menilai yang sempurna?&lt;br /&gt;sang buddha menanggalkan kebanggaan masuk ke tempat kediaman Tuhan&lt;br /&gt;sedangkan kita takut meninggalkan kesenangan hidup daging kita dan melekat pada yang sesaat&lt;br /&gt;bagaimana yang tidak sempurna (sesat) mengajarkan kesempurnaan?&lt;br /&gt;begitulah murid seperti gurunya, penyembah menjadi seperti yang disembahnya&lt;br /&gt;(calon) Buddha menanggalkan aku dagingnya (egonya) merendahkan dirinya masuk kedalam tempat baitnya Tuhan&lt;br /&gt;didalam kehendak siapakah hidup kita berada (kita serahkan)?&lt;br /&gt;nasib, tuan-tuan dunia (tidak kekal dan sesat) dan kekuatan (dari ketakutan (luka) jiwa) kita&lt;br /&gt;atau Tuhan yang kekal?&lt;br /&gt;sedang kita mengolok-olok Tuhan dengan pongah tetapi kita meninggikan yang lain sebagai yang penuh kuasa&lt;br /&gt;terpujilah Tuhan empunya alam semesta, tiada aku selain Dia saja yang layak ditinggikan&lt;br /&gt;Tuhan yang empunya (kuasa) kehidupan (kekal).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-6282525684457627082?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/6282525684457627082/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/tunduk-kepada-tuan-tuan-dunia-menjadi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/6282525684457627082'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/6282525684457627082'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/tunduk-kepada-tuan-tuan-dunia-menjadi.html' title='Tunduk kepada tuan-tuan dunia, menjadi korban tipuan kemudian menjadi pelaku'/><author><name>somecare</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-8564503196823037135</id><published>2009-01-18T11:24:00.005+07:00</published><updated>2009-01-18T11:53:53.255+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='For to be carnally minded is death'/><title type='text'>(yang bersifat) Daging menyenangi yang tidak kekal?</title><content type='html'>Yang benar dan kekal itu bukan takhayul&lt;br /&gt;bukan takhayul dibilang takhayul, tetapi kita malah senang mencari yang takhayul&lt;br /&gt;apa maksudnya takhayul?, ialah kita bertumpu pada yang tidak kekal.&lt;br /&gt;Dari daging, karena kebodohan menimbulkan keserakahan,&lt;br /&gt;keserakahan menimbulkan kebencian karena ketidak-kekalan (binasa) menimbulkan penderitaan dan kebinasaan&lt;br /&gt;sehingga kita setiap kali tidak melakukan apa yang kita kehendaki (dalam kebenaran)&lt;br /&gt;sebab apa yang dilahirkan dari daging, adalah (bersifat) daging&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-8564503196823037135?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/8564503196823037135/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/yang-bersifat-daging-menyenangi-yang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/8564503196823037135'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/8564503196823037135'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/yang-bersifat-daging-menyenangi-yang.html' title='(yang bersifat) Daging menyenangi yang tidak kekal?'/><author><name>somecare</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-6685672600912298814</id><published>2009-01-18T11:16:00.003+07:00</published><updated>2009-01-18T11:22:03.006+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='God is love'/><title type='text'>Cinta yang sempurna</title><content type='html'>Sunya, seolah-olah terlihat kosong tapi penuh melingkupi semua&lt;br /&gt;lihatlah kuasa Tuhan&lt;br /&gt;tak terlihat (seolah-olah tak ada bentuk) tapi meliputi (terlimpah) semua (tanpa ada batasan)&lt;br /&gt;sunya, inti kebuddhaan&lt;br /&gt;hati yang sunya, itulah hati Buddha&lt;br /&gt;at the end, it is all about love, pure love&lt;br /&gt;dari yang rendah, cinta pasangan kekasih, lalu cinta keluarga (orang tua terhadap anak),&lt;br /&gt;dan cinta yang sempurna, cinta Tuhan terhadap kita.&lt;br /&gt;Sang Buddha (membukakan) mengajar karena apa? (apakah itu kebetulan adanya?)&lt;br /&gt;dimanakah cinta kita berada?&lt;br /&gt;dimanakah penderitaan?&lt;br /&gt;dimanakah ketidak-kekalan?&lt;br /&gt;sebab yang tidak sempurna, semua bersumber dari (cinta) keakuan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-6685672600912298814?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/6685672600912298814/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/cinta-yang-sempurna.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/6685672600912298814'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/6685672600912298814'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/cinta-yang-sempurna.html' title='Cinta yang sempurna'/><author><name>somecare</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-1730813909367377774</id><published>2009-01-18T11:10:00.003+07:00</published><updated>2009-01-18T11:14:33.796+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='How to get the Truth'/><title type='text'>Keluaran mencerminkan kondisi dari dalam</title><content type='html'>Keluaran mencerminkan kondisi dari dalam (gambar yang sebenar siapa anda)&lt;br /&gt;Kekhayalan bukan kebenaran, kebenaran bisakah dikhayal-khayal?&lt;br /&gt;Bagaimana kita bisa mendapat kebenaran yaitu bila kita membuka hati kita untuk mau belajar&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-1730813909367377774?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/1730813909367377774/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/keluaran-mencerminkan-kondisi-dari.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/1730813909367377774'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/1730813909367377774'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/keluaran-mencerminkan-kondisi-dari.html' title='Keluaran mencerminkan kondisi dari dalam'/><author><name>somecare</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-2337894850692964141</id><published>2009-01-17T15:57:00.007+07:00</published><updated>2009-01-18T11:07:49.652+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pure heart'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gate of Wisdom of the Truth'/><title type='text'>Dimanakah kesadaran kita berada/bertumpu selalu?</title><content type='html'>Seperti kita berdiri di depan pintu rumah.&lt;br /&gt;ada 3 kemungkinan :&lt;br /&gt;1. Dua kaki berada diluar rumah&lt;br /&gt;2. Satu kaki diluar, satu kaki didalam&lt;br /&gt;3. Kedua kaki didalam rumah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diluar rumah=didalam keakuan yang terkondisi (yang tidak kekal), oleh apa atau siapa? oleh karena kita bertumpu pada yang terkondisi yang tidak kekal ini atau kekhayalan ini (tubuh yang tidak sejati (hanya didalam sebatas pengenalan badan &amp;amp; jiwa kita saja)) yang terus senantiasa membentuk bentuk-bentuk (kekhayalan (pikiran-pikiran)) baru, oleh siapa? oleh (keberadaan) aku yang bukan sejati ini dimana kita hidup atau bertumpu. kalau kita berada di posisi ini saat kita bilang 'ada aku' atau 'tiada aku' (anatta) itu juga merupakan kekhayalan. makanya kalau dibilang sunya itu bentuk (ada) itu bentuk kalau dibilang sunya itu kosong (tiada) itu juga bentuk (dan kalimat apapun dibolak balik). Karena apa? karena kita mengatakannya pada posisi kita masih diluar pintu, dimana yang kita katakan itu terkondisi (tidak kekal, bukan kebenaran yang sejati) karena kita berada di dan pernyataan itu keluar berasal dari yang terkondisi (tidak kekal/aku palsu/khayalan), apapun semua hasil keluarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi.... pada saat orang sudah masuk kedalam, apapun yang dibilang oleh mereka yang masih berada disebelah luar atau pengajaran tentang 'ada-tiada' yang meributkan 'bentuk atau tidak bentuk' 'ada atau tiada' , mereka sudah menyadari bahwa yang tidak berkondisi itu ada dan itu ada bukan versinya 'ada' dari konsep 'ada-tiada' yang masih terikat pada ikatan aku yang terkondisi (mereka yang berjalan disebelah luar) tapi suatu bentuk kebenaran yang sejati bukan dari hasil yang terkondisi (suatu kekhayalan) yang dari hasil keluaran dari yang terkondisi bersifat kekhayalan yang tidak kekal, tetapi itu memang sungguh ada dan tetap (kekal) bagi yang sudah masuk. Itu menjadi perdebatan 'ada dan tiada' bagi yang diluar, tetapi bagi yang sudah masuk bukan masalah lagi karena bukan lagi 'ada dan tiada' tapi sungguh memang mereka sudah hidup didalam mengalami kenyataan keberadaan kesadaran kebenaran yang sejati itu yaitu wujud/kesadaran/keberadaan/tubuh/pribadi yang benar itu (yang tak terkondisi/murni/sejati).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu kaki diluar dan satu kaki didalam itu gambaran seperti ungkapan 'sedetik manusia bisa menjadi Buddha, sedetik Buddha bisa menjadi manusia'.&lt;br /&gt;Dalam kehidupan manusia, yang tercerahkan harus tetap menjaga kesadarannya (bertumpu) pada yang benar, karena secara alami manusia hidup didalam dua kelompok tubuh yaitu yang bersifat daging (jasmani dan jiwa) tidak kekal dan (kesadaran) kehidupan roh yang sudah ada, tetap dan kekal (disadari pada hati bodhi/hati Buddha/hati keTuhanan/hati murni/hati suci). Oleh karena itu dengan adanya tubuh-tubuh inilah manusia boleh dapat mengetahui, mengenal atau membedakan hati bodhi/hati keTuhanannya masing-masing dan (boleh) dapat mengenal kepada keTuhanan yang Mutlak, sehingga ada tertulis menjadi manusialah para Bodhisatva dapat mencapai keBuddhaan (mencapai pembebasan). Sebab diluar itu sesungguhnya semua makhluk hidup didalam pengembaraan kekhayalan kegelapan jiwanya masing-masing.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-2337894850692964141?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/2337894850692964141/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/dimanakah-kesadaran-kita-beradabertumpu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/2337894850692964141'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/2337894850692964141'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/dimanakah-kesadaran-kita-beradabertumpu.html' title='Dimanakah kesadaran kita berada/bertumpu selalu?'/><author><name>somecare</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-4995037863738894620</id><published>2009-01-17T15:44:00.001+07:00</published><updated>2009-01-18T09:25:53.832+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Life is a gift'/><title type='text'>Kehidupan adalah anugerah</title><content type='html'>"&lt;strong&gt;Kehidupan adalah anugerah&lt;/strong&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau tak ada petunjuk apakah aku dapat tersadar untuk mencari .....&lt;br /&gt;kalau tak ada penuntun apakah aku dapat bertemu .....&lt;br /&gt;kalau tak ada petunjuk apakah aku dapat menyadari ...&lt;br /&gt;sedangkan hati suci ini, terselaputi oleh kesesatan&lt;br /&gt;hati suci nan murni asalnya kebajikan, pikiran khayal asalnya penderitaan&lt;br /&gt;sesungguhnya tak ada yang didapat, tak ada yang tak didapat&lt;br /&gt;aku terbelenggu/menderita karena tubuhku&lt;br /&gt;dan ku terbebas karena adanya tubuh juga&lt;br /&gt;sucikan selalu hati dan pikiran&lt;br /&gt;lepaskan semua ikatan&lt;br /&gt;semoga kita terbebas kembali kejalan Tuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jangan berbuat jahat&lt;br /&gt;perbanyaklah berbuat kebajikan&lt;br /&gt;sucikan hati dan pikiran&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-4995037863738894620?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/4995037863738894620/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/kehidupan-adalah-anugerah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/4995037863738894620'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/4995037863738894620'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/kehidupan-adalah-anugerah.html' title='Kehidupan adalah anugerah'/><author><name>somecare</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-34606137348641925</id><published>2009-01-17T15:39:00.000+07:00</published><updated>2009-01-17T16:37:13.582+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Zen/Bodhi/Tao'/><title type='text'>mencari Zen/Tao/hati bodhi/hati kebuddhaan/hati keTuhanan</title><content type='html'>"&lt;strong&gt;Mencari Zen/Tao/hati bodhi/hati kebuddhaan/hati keTuhanan&lt;/strong&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bagaikan melihat dasar kolam di air keruh&lt;br /&gt;meski air keruh, dasar tak terlihat&lt;br /&gt;tapi kuyakini adanya dasar&lt;br /&gt;menjernihkan air sangatlah susah&lt;br /&gt;bagaimana kalau (mata) tak tertuju kearah kolam????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sudah diberi tapi tak menyadari apa yang diterima&lt;br /&gt;melek, tapi bagaikan berbicara dengan seorang yang tertidur&lt;br /&gt;memiliki tetapi tak menyadari memiliki&lt;br /&gt;bagaikan seorang pelupa yang menaruh kacamatanya diatas mata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mendengar, mendengar tapi tidak mengerti&lt;br /&gt;melihat, dan melihat namun tidak menanggapi&lt;br /&gt;lihat, lihat dengan mata&lt;br /&gt;dengar, dengar dengan telinga&lt;br /&gt;dan mengerti dengan hati&lt;br /&gt;lalu berbaliklah kepada yang hidup, yang sempurna kekal adanya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-34606137348641925?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/34606137348641925/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/mencari-zentaohati-bodhihati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/34606137348641925'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/34606137348641925'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/mencari-zentaohati-bodhihati.html' title='mencari Zen/Tao/hati bodhi/hati kebuddhaan/hati keTuhanan'/><author><name>somecare</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-725635499382486826.post-2981499396314575664</id><published>2009-01-17T15:31:00.003+07:00</published><updated>2009-01-18T12:48:09.540+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mind and Heart'/><title type='text'>Pengetahuan mengisi otak, kebenaran membentuk hati</title><content type='html'>"Pengetahuan mengisi otak, kebenaran membentuk hati"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/725635499382486826-2981499396314575664?l=poemofpathofwisdom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/feeds/2981499396314575664/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/pengetahuan-mengisi-otak-kebenaran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/2981499396314575664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/725635499382486826/posts/default/2981499396314575664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://poemofpathofwisdom.blogspot.com/2009/01/pengetahuan-mengisi-otak-kebenaran.html' title='Pengetahuan mengisi otak, kebenaran membentuk hati'/><author><name>somecare</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
